10.561 Peserta BPJS Kota Cirebon Dinonaktifkan

oleh -42 views

CIREBON, (SGOnline).-

Pemerintah pusat menonaktifkan 10.561 peserta BPJS kesehatan dan 750 peserta yang pemakaiannya tiap hari sudah dicover dari APBD di Kota Cirebon. Sisanya karena jarang dipakai masih bisa ditunda sambil menunggu validasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto mengatakan, sampai saat ini masih ada 23.000 orang yang sudah mengantri untuk mendaftar sebagai peserta BPJS.

“Di Kota Cirebon tercatat 39 orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ peserta BPJS, ke-39 ODGJ yang sudah mempunyai BPJS ini tanggal 29 Oktober akan diberangkatkan ke rumah sakit jiwa di Bogor dan pembiayaannya ditanggung oleh BPJS,” ujar Edy kepada Surya Grage Online di Balai Kota, Selasa (22/10/2019).

Dijelaskan dia, di Kota Cirebon masih ada sekitar 580 orang yang potensial ngedrop jadi stres berat, sedangkan yang mengalami depresi ringan mencapai 1.580 orang.

Ditanya mengenai pemicu ODGJ, Edy menjelaskan, ada beberapa penyebab di antaranya ketidaksabaran, stresor psikis, stresor organik (orang stres karena sakit tidak sembuh-sembuh), stresor ekonomi (tekanan ekonomi yang terpuruk sehingga menyebabkan stres).

Sedangkan yang perlu dihindari agar tidak terkena stres, di antaranya banyak bersyukur, jangan banyak berkhayal yang berlebihan melampaui kemampuan kita, serta jarak antara keinginan dan kenyataan terlalu berlebihan.

Seperti diketahui rencananya pemerintah awal tahun 2020 akan menaikkan iuran BPJS sampai 100%, menanggapi rencana kenaikan ini Kadinkes Kota Cirebon menyampaikan akan ada bantuan dari pemerintah provinsi sebesar 40% dan sisanya 60% akan dialokasikan dari APBD. (Bobby/SGO)