22.000 Warga Kabupaten Cirebon Bakal Dites Swab

oleh -105 views

CIREBON, (SGOnline).-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bakal melakukan swab kepada 22.000 warganya. Rencana ini, merupakan salah satu tindak lanjut dari evaluasi penanganan covid-19 bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno mengatakan, berdasarkan instruksi gubernur, setiap kota dan kabupaten di Jawa Barat, harus melakukan swab minimal 1 persen dari jumlah penduduknya.

“Yang dihitung itu swab, kalau rapid tes tidak dihitung. Jadi 1 persen dari jumlah warga Kabupaten Cirebon, sekitar 22 ribu jiwa,” ujar Rahmat, Jumat (3/7/2020).

Selain itu, Gubernur juga meminta kepada pemerintah kota dan kabupaten, untuk melakukan pemeriksaan lapangan, guna memastikan penerapan protokol kesehatan.

Zona kuning

Walaupun saat ini Kabupaten Cirebon masuk zona kuning, namun aktivitas usaha masih boleh dilakukan. Hanya saja, Gubernur meminta penerapan protokol kesehatan untuk tetap dilaksanakan secara ketat.

Mengenai izin hajatan, Rahmat akan melihat dulu, teknis pelaksanaan yang diterapkan di daerah lain. Sebab, daerah lain di Jawa Barat, ada yang sudah mengizinkan pelaksanaan hajatan.

Sedangkan untuk sekolah, pemkab masih menunggu instruksi pusat. Sebab, yang menentukan normal atau tidaknya dari kementerian. “Kita lihat saja perkembangannya seperti apa,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Enny Suhaeni menuturkan, saat ini pihaknya sedang menghitung anggaran yang dibutuhkan, untuk pelaksanaan swab kepada sekitar 22 ribu warga.

Ia akan melihat terlebih dahulu, berapa sisa alat uji swab yang masih ada. Namun, ia memastikan, pelaksanaan swab akan dilaksanakan di bulan ini. “Swab akan menyasar semua segmen, dan kemungkinannya termasuk santri,” ucapnya. (Andi/SGO)