23.680 KK Segera Terima Bantuan Dampak Pandemi Covid-19

oleh -74 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu segera menyalurkan bantuan tunai dan non tunai bagi kepala rumah tangga sasaran (KRTS) yang terkena dampak pandemi virus corona. Hal itu terungkap dalam Rakor Evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Ruang Sekda Indramayu, Senin (6/4/2020).

Plt. Bupati Indramayu sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Taufik Hidayat, menjelaskan, bantuan ini merupakan program yang sudah direncanakan Gubernur Jawa Barat dan akan didistribusikan di 27 kabupaten/kota di seluruh Jabar.

Bantuan akan diberikan kepada warga di luar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dikeluarkan Kementerian Sosial RI. “Ini daftar penerima baru di luar kedua program itu,” tandasnya.

Yang berhak menerima bantuan tersebut, kata Taufik Hidayat, orang yang berpenghasilan harian dengan 6 kriteria, yakni pekerja di bidang perdagangan dan jasa, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan budidaya dan tangkap, pariwisata, transportasi, pekerja di bidang industri yang semuanya berskala usaha mikro dan kecil, termasuk pemulung.

Senilai Rp 500.000

Selanjutnya, bantuan yang akan diberikan bernilai Rp 500 ribu per KRTS, dengan rincian Rp 350 ribu untuk sembako dan Rp 150 ribu tunai dan akan diberikan selama 4 bulan. Untuk sembako senilai Rp 350 ribu, berupa beras 10 kg (Rp 128.000), makanan kaleng 2 kg (Rp 43.000), gula 1 kg (Rp 12.500), minyak 2 liter (Rp 22.000), terigu 1 kg (Rp 8.650), vitamin C 1 paket (Rp 97.450), dan mi instan 16 bungkus (Rp 38.400).

Ia meyakini, dampak sosial dari penyebaran covid-19 sangat luas. Oleh karenanya, selain bantuan pemerintah pusat dan provinsi. Pemkab Indramayu segera melakukan langkah serupa dengan ‘Gerakan Kepedulian Dampak Sosial Covid-19’ dengan pemberian paket sembako yang tengah dihimpun melalui Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Marsono menjelaskan, Kabupaten Indramayu mendapatkan alokasi penerima bantuan sebanyak 23.680 kepala keluarga. Jumlah tersebut didapat setelah melakukan verivikasi dari 31 kecamatan yang ada. (Ratno/SGO)