4 dari 5 Pelaku Perampokan Rumah Bos Aneka Sandang Diringkus

oleh

KUNINGAN, (SGOnline).-

Jajaran Satreskrim Polres Kuningan meringkus 4 dari 5 pelaku pencurian di rumah mewah milik pengusaha Aneka Sandang, di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dua pekan setelah kejadian. Satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dalam konferensi pers yang digelar di mapolres setempat, Kapolres Kuningan AKBP, Lukman Syafri Dandel Malik, didampingi Wakapolres Kompol Jaka Mulyana dan Kasat Reskrim, AKP Danu Raditya Atmaja, memaparkan, satu pelaku berinisial S alias F ditangkap di Kuningan, Senin (1/6/2020) dan tiga pelaku lainnya ditangkap di sebuah tempat biliard di Kota Batam, Kepulauan Riau.

“Proses penangkapan bermula dari ditangkapnya seorang pelaku di Kabupaten Kuningan. Kemudian dikembangkan dan berhasil diamankan tiga pelaku lain, yakni JI warga Sumbawa NTB, I warga Sumbawa NTB, dan AS warga Kota Bekasi,” ujarnya.

Sedangkan barang bukti yang disita berupa peralatan dan perlengkapan aksi saat mencuri, yakni satu unit kendaraan roda empat, beberapa potong pakaian, satu tas selempang, obeng, gunting pemotong besi, golok, sarung tangan, satu jam tangan mewah, dan empat unit handphone.

Menyekap pemilik

Modus operandi pencurian dengan kekerasan ini, kata Kapolres, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu. Kemudian mereka mengikat kedua kaki dan tangan korbannya di dalam kamar. Pelaku kemudian leluasa mengambil barang-barang berharga, berupa perhiasan emas dan sejumlah uang.

“Kerugian korban dari aksi pencurian dan kekerasan pelaku sekitar Rp 100 juta, ini hasil penghitungan korban, olah tkp dan pengakuan pelaku,” kata Kapolres, seraya menambahkan pelaku melanggar pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) huruf 1e, 2e, dan 3e KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Sebelumnya diberitakan, terjadi pencurian di sebuah rumah mewah milik Bos Aneka Sandang pada Minggu (17/5/2020) malam. Awalnya jumlah pelaku disebut-sebut mencapai 20 orang, tapi berdasarkan keterangan Polres Kuningan hanya lima orang. (Ruddy/SGO)