79 Napi Lapas Kelas 1 Cirebon Dilepaskan

oleh -112 views
Kepala Lapas Kelas 1 Cirebon, Agus Irianto

CIREBON, (SGOnline).-

Sebanyak 79 narapidana Lapas Kelas 1 Cirebon mendapatkan program asimilasi di rumah. Program ini sudah terlaksana hingga 3 April 2020 yang terdiri dari berbagai kasus pidana umum. Hal itu dikatakan Kepala Lapas Kelas 1 Cirebon, Agus Irianto, di ruang kerjanya, Kamis (9/4/2020).

Program asimilasi di rumah ini dilakukan sebagai upaya mencegah penularan covid-19 di Lapas Kelas 1 Cirebon, mengingat potensi penularan di penjara sangat mungkin terjadi. Apalagi saat ini penghuni berkerumun dalam satu ruangan. “Syarat yang harus dipenuhi bagi narapidana untuk dapat keluar melalui asimilisi adalah sudah menjalani 2/3 masa pidana pada 31 Desember 2020,” ujar Agus Irianto.

Menurutnya, yang mendapatkan asimilasi ini merupakan narapidana pidana umum, bukan narapidana koruptor, narkotika, terorisme. “Dasarnya kenapa ini dirumahkan? Karena situasi di LP yang over kapasitas dan alat kesehatan terbatas. Dengan kebijakan Pak Menteri melaluai Permenkumham No.10 napi dirumahkan dengan persyaratan tertentu,” paparnya.

Agus Irianto menambahkan, dalam Permenkumham itu, LP mengusulkan ke Dirjen Pemasyarakatan setelah disetujui, kemudian dikeluarkan dan diserahkan ke Balai Pemasyarakatan dan Kejaksaan. Narapidana yang dirumahkan akan diawasi oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas), dan dianjurkan untuk tetap di rumah. (Roby/SGO)