Aksi Unjuk Rasa Penolakan UU Cipta Kerja Terus Terjadi

oleh -11 views

CIREBON, (SGOnline).-

Aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang dilakukan kalangan buruh, mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya, terus terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kota Cirebon.

Seperti yang dilakukan massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cirebon Raya. Mereka menggelar aksi unjuk rasa menolak penetapan UU Omnibus Law dan menuntut kenaikan UMK tahun 2021 di depan Kantor Walikota dan DPRD Kota Cirebon, Senin (3/11/2020).

Menyikapi aksi unjuk rasa yang terjadi di wilayah binaannya, Babinsa Kelurahan Kebon Baru, Sertu Yosep bersama Bhabinkamtibmas melakukan monitoring guna mengantisipasi situasi keamanan dan ketertiban.

Dandim 0614/Kota Cirebon, melalui Pasiops, Kapten Inf Suyatna, menjelaskan, personel Kodim 0614/Kota Cirebon dengan kekuatan 1 SST melaksanakan BKO ke Polres Cirebon Kota dalam pengamanan aksi unjuk rasa serikat buruh.

“Khusus Babinsa yang wilayahnya terjadi aksi unjuk rasa, melaksanakan monitoring secara langsung di lapangan guna mengetahui setiap perkembangan situasi” jelas Pasiops.

Ia menambahkan, untuk personel yang melaksanakan BKO harus siaga di sekitar lokasi aksi unjuk rasa untuk memback up kekuatan Polres Cirebon Kota apabila situasi makin memburuk.

“BKO anggota Kodim 0614/Kota Cirebon sebagai salah satu bentuk sinergitas untuk bersama sama menciptakan Kamtibmas yang kondusif di wilayah,” tandas Pasiops. (Herwin/SGO)