Aliansi Aktivis Kuningan Desak Pemkab Perhatikan Pekerja Seni

oleh -206 views


KUNINGAN, (SGOnline).-

Usai mengikuti audiensi di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan, aktivis dan seniman yang tergabung dalam Aliansi Aktifis Kuningan mendatangi Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Kuningan, Rabu (10/6/2020).

Dalam momen silaturahmi tersebut, setelah menemui Kanit Tipikor, mereka juga berkonsultasi dengan Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Danu Raditya mengenai berbagai hal, terutama menyangkut masalah korupsi.

“Selain silaturahmi dengan Kanit Tipikor, Alhamdulillah kami juga berkesempatan ngobrol sama Kasat Reskrim dan banyak ilmu yang bisa diambil, terutama masalah tindak pidana korupsi,” ungkap Nabil Malik, Koordinator Aliansi Aktifis Kuningan.

Ia mengaku, audiensi yang dilakukan sebelumnya itu bertujuan sama dengan kalangan jurnalis dan kelompok aktivis lain, yakni menyoal transparansi anggaran penanganan covid-19 di Kabupaten Kuningan.

Berkomunikasi

Menurutnya, dalam Undang Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, disebutkan dalam pasal 28 F Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, setiap orang berhak berkomunikasi dan memperoleh informasi.

“Dalam UU itu jelas disebutkan, untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, kita berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan Informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia,” lanjut Nabil saat ditemui di rumahnya, Jumat (12/6/2020).

Namun, perbedaan dari audiensi yang dilakukan kelompok lain, AAK sekaligus memperjuangkan nasib pekerja seni yang juga terdampak covid-19. namun kurang mendapat perhatian pemerintah.

READ  Kapolres Cirebon Kota Penuhi Undangan Danlanal, Ada Apa?

“Kita tahu semua terdampak covid, termasuk teman-teman pekerja seni. Selama masa wabah, mereka tidak dapat mencari nafkah, namun kurang mendapatkan perhatian pemerintah daerah. Untuk itu, kami harap pemerintah daerah juga berpihak pada pekerja seni,” lanjutnya. (Ruddy/SGO)