Angka Perceraian Selama Pandemi Tinggi Akibat Faktor Ekonomi

oleh -76 views
ilustrasi: islamidia

JAKARTA, (SGOnline).-

Pengadilan Agama (PA) di beberapa daerah mengalami lonjakan pendaftaran perceraian selama pandemi Covid-19. Kementerian Agama mengungkapkan, gugatan cerai diajukan karena faktor ekonomi.

“Pandemi membawa dampak pada merosotnya ekonomi keluarga. Hal ini kemudian berakibat pada meningkatnya jumlah gugatan cerai di sejumlah Pengadilan Agama,” kata Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kementerian Agama, Muharam Marzuki melalui keterangan pers di Jakarta, Jumat (28/8/2020).

Ia menjelaskan, terbatasnya ruang gerak anggota keluarga di masa pandemi bisa jadi melahirkan kejenuhan yang berujung pada ketidakharmonisan rumah tangga. Dengan menguatkan aspek agama, akan menghindari kejenuhan.

“Misalnya dengan lebih rutin beribadah berjemaah bersama keluarga di rumah, membaca Alquran bersama, mengkaji agama, dan sebagainya. Komunikasi yang baik dan penguatan faktor agama akan memperkuat ketahanan keluarga,” ungkap Muharam.