Arab Saudi Laporkan 4.507 Infeksi Baru Covid-19 Usai Pelonggaran

oleh
Ilustrasi/tribunnews.com

RIYADH, (SGOnline).-

Arab Saudi melaporkan terjadinya penambahan 39 kasus kematian baru akibat covid-19. Selain itu, data Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga menunjukkan, ada 4.507 kasus baru infeksi, Senin (15/6/2020).

Melansir Arab News, kementerian mengatakan 3.170 pasien dinyatakan pulih dari covid-19, sehingga jumlah total pemulihan menjadi 87.890. Jumlah kasus terbanyak tercatat di ibukota, Riyadh, dengan 1.658 pasien terdaftar, Jeddah kedua dengan 413 kasus dan Makkah ketiga dengan 389 kasus. Jumlah kematian yang tercatat sejak pandemi dimulai sekarang mencapai lebih dari 1.000 dan jumlah total kasus melampaui 132.000.

Mengutip AFP, lonjakan kasus Covid-19 di Arab Saudi terjadi setelah pemerintah setempat melonggarkan kebijakan lockdown. Dua sumber AFP yang berasal dari kalangan medis menyebut, unit perawatan intensif di Riyadh dan Jeddah sudah dipenuhi pasien corona. Pada awal bulan ini, Pemerintah Arab Saudi kembali memberlakukan lockdown di Jeddah untuk meredam kembali penyebaran virus.

Penangguhan

Lockdown diberlakukan selama 15 hari mulai Sabtu (6/6/2020). Tak hanya itu, Pemerintah Saudi juga menangguhkan pelonggaran salat di masjid dan pemberlakuan jam malam mulai pukul 15.00 sampai 06.00 waktu setempat.

Sebelumnya, Kerajaan Arab Saudi mengumumkan, ibadah umrah ke Mekkah dan Madinah tahun ini tetap ditiadakan karena khawatir penyebaran virus corona. Meski demikian, belum diketahui apakah Arab Saudi akan tetap menggelar ibadah haji pada tahun ini.

Adapun jadwal ibadah haji dimulai pada akhir Juli. Sebagai catatan, angka kematian global sekarang mencapai 433.490 dan jumlah total kasus yang terinfeksi di seluruh dunia mencapai 8 juta kasus. (SGO)

Sumber: tribunnews.com