Asal Mula Makanan Guo Tie (Jiaozi)

oleh -14 views

ADA pepatah mengatakan, 食物汇集了不同的观点,团结了生活中存在的差异. Shíwù huì jí liǎo bùtóng de guāndiǎn, tuánjiéle shēnghuó zhōng cúnzài de chāyì.

음식은 서로 다른 견해를 모으고 존재하는 삶의 차이를 통합합니다. eumsig-eun seolo daleun gyeonhaeleul mo-eugo jonjaehaneun salm-ui chaileul tonghabhabnida.

Artinya, makanan menyatukan perbedaan pandangan, menyatukan perbedaan hidup yang ada.

Sabtu kemarin, saya dan istri diundang makan oleh Desi untuk ikut merayakan ulang tahun Engkim Ong Hwa, makan bersama di Rumah Makan Santung Bandung.

Makanan yang disajikan, adalah mi yang melambangkan panjang umur, sapo tahu, dan guo tie goreng (jiaozi). Menurut Wikipedia, jiaozi adalah salah satu jenis dumpling yang berisi daging cincang dan sayuran yang juga dicincang kemudian dibungkus lembaran tepung terigu.

Adonan kulit dibuat dari campuran tepung terigu, air, dan garam. Makanan ini dimatangkan dengan cara direbus. Guo tie atau jiaozi disajikan dengan cuka hitam, kecap Inggris, minyak wijen dan saos tomat. Rasanya nikmat sekali bersama nasi putih.

Guo tie atau jiaozi berasal dari peninggalan zaman musim semi dan musim gugur di China. Diketahui, orang pada zaman itu sudah makan jiaozi. Dari dalam guci yang ditemukan dari makam di Dunhuang asal Dinasti Tang ditemukan jiaozi dalam keadaan kering.

Guo Tie biasanya disajikan acara malam tahun baru Imlek, ulang tahun atau lamaran. Itulah aneka masakan yang ada.***

Oleh: Jeremy Huang