Audiensi Revitalisasi Waduk Darma Temui Jalan Buntu

oleh -96 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Hasil audiensi terkait sosialisasi revitalisasi obyek wisata Waduk Darma, Jumat (8/11/2019) yang berlangsung hingga pukul 17.45 WIB, dinilai kurang mendapat jawaban yang memuaskan. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Forum Peduli Obyek Wisata Waduk Darma, Dadan Somantri Indra Santana.

Pria yang biasa disapa Kang Dadan ini mengungkapkan, penyebab ketidakpuasannya berdasarkan jawaban dari SKPD terkait seolah mengiyakan sosialisasi yang kurang menyeluruh. Maka dari itu, pihaknya menginginkan audiensi secara langsung dengan Pemprov Jabar.

“Kami sangat menyayangkan, sikap Pemkab Kuningan yang tidak tahu seutuhnya pembangunan destinasi Waduk Darma yang hendak dijadikan obyek wisata bertaraf internasional. Tidak terbantahkan, mereka seolah-olah mengakui jika sosialisasi ke masyarakat tidak sampai, jangankan ke masyarakat mereka sendiripun tidak tahu. Untuk itu, kami meminta untuk segera memberikan penjelasan kalau memang proyek pembangunan Waduk Darma akan terus dilanjutkan, supaya reaksi masyarakat bisa teredam,” tandas Dadan.

Dadan juga menyatakan, pihaknya sudah meminta pemkab untuk menghentikan sementara proyek pembangunan tersebut, hingga ada kejelasan bagi warga sekitar waduk. “Bila memang kejelasan sudah disampaikan kepada kami dan memandang hal tersebut sebagai yang logis dan terakomodir, maka kami meminta kepastian kemaksiatan tidak masuk ke dalam wilayah Darma,” tandasnya.

Kemudian setelah pembangunan revitalisasi Waduk Darma selesai, Dadan meminta pemkab daerah untuk memberikan jaminan kepada pedagang-pedagang yang menjadikan obyek wisata Waduk Darma sebagai tempat mencari nafkah.

“Kami juga meminta kepada pemerintah daerah, adanya bagi hasil dengan desa-desa yang ada di sekitar waduk. Dana bagi hasil itu akan digunakan untuk mengembangkan wisata desa yang ada di sekitarnya dan terakhir adalah kearifan lokal dijunjung tinggi, yaitu mengutamakan pekerja yang berasal dari penduduk setempat,” imbuhnya.

Menyikapi ketidakpuasan hasil audiensi, Wakil Ketua DPRD Kuningan, H. Ujang Kosasih yang sekaligus menjadi mediator dalam audiensi tersebut, meminta kepada Pemkab Kuningan dan SKPD yang terkait untuk mengundang pemerintah provinsi untuk hadir dalam audiensi dengan masyarakat.

“Saya berharap kepada Pak Bupati untuk segera mengundang pemerintah provinsi untuk hadir ke Kuningan, agar segera memberikan penjelasan dengan baik, agar masyarakat jelas, sehingga tidak mengganggu jalannya pembangunan,” ujar Ujang. (Andin/SGO)