Ayu Yakin Dirinya Bakal Terpilih Jadi Wakil Bupati Cirebon

oleh -17 views

CIREBON, (SGOnline).-

Teka-teki mengenai siapa yang mendapatkan rekomendasi calon Wakil Bupati (Cawabup) Cirebon, akhirnya terjawab. Istri mantan Bupati Cirebon Sunjaya, Wahyu Tjiptaningsih (Ayu) dan mantan sopir pribadinya, Cunadi mendaftar ke DPRD Kabupaten Cirebon.

Pendaftaran tersebut, sekaligus menepis isu pencalonan Ayu dan Cunadi adalah hoax. Didampingi Bupati Imron yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana, mereka diterima Panlih DPRD setempat, Rabu (21/10/2020).

Sekitar satu jam melakukan pemeriksaan berkas, Panlih memutuskan berkas kedua cawabup, lengkap. Ketua Panlih, H Mustofa mengatakan, berkas tersebut nantinya akan diverifikasi kembali. “Ada 21 berkas yang kami periksa. Nanti kami akan susun ketahapan verifikasi,” kata H Mustofa.

Sementara itu, Bupati Cirebon, H Imron, mengaku lega karena semua calon memenuhi semua berkas persyaratan. Sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, dirinya mempersilakan dewan memilih seusai mekanisme.

Imron enggan berkomentar, siapa nantinya yang akan terpilih. Dia menyerahkan sepenuhnya kewenangan tersebut kepada dewan. “Bola kan sekarang ada di dewan. Silakan dua calon berkompetisi dan memilih dua kader terbaik kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Ayu mengaku “Pede” jika pilihan dewan akan jatuh kepada dirinya. Dengan kosongnya posisi Wabup, otomatis sedikit menganggu kinerja Bupati dalam melaksanakan tugas dan kegiatan sehari-hari.

Manakala pilihan jatuh kepadanya, Ayu mengaku siap bekerja sama dengan Imron. “Kabupaten Cirebon itu sangat luas, Kalau saya terpilih nanti, saya siap mendampingi bupati dalam membangun Kabupaten Cirebon,” janjinya.

Terkait program apa yang akan dijalankan jika terpilih, Ayu menyerahkan sepenuhnya kepada Imron. Wakil Bupati hanya membantu tugas bupati, dan bukan melebihi kewenangan bupati. Ayu mengaku siap bersinergi dengan tugas-tugas sebagai wakil bupati, termasuk menjalankan instruksi yang diberikan Imron.

“Kalau target dan pembenahan, saya kan hanya wakil. Tugas dan kewenangan terbatas dan hanya membantu Pak Imron. Saya tidak mau melebihi kewenangan bupati. Pokoknya saya akan terus bersinergi dengan beliau,” jelasnya.