Bakti Artanta: Selain UMKM BI juga Garap Sektor Pariwisata

oleh -138 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Pandemi Covid-19 yang juga melanda Indonesia, ikut berpengaruh pada sektor perekonomian di Jawa Barat dan kondisi tersebut harus segera dihadapi.

Penyataan itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta, saat rapat informal dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan, di Waja Kopi, Cisantana, Kabupaten Kuningan, Rabu (12/8/2020).

Mengacu pada data yang ada, per triwulan, angka perekonomian di Jawa Barat mengalami kontraksi, tidak stabil. “Kalau kita mau jujur, saat ini salah satu pilar yang harus didorong adalah UMKM. Sebab, UMKM merupakan sumber ekonomi baru, apalagi bila UMKM dibekali digitalisasi,” paparnya.

Selain digitalisasi, UMKM pun perlu didukung kebijakan lainnya, seperti kebijakan kredit dan pendanaan. Namun sisi konsumsinya juga harus disupport, seperti kebijakan program bangga produk lokal, atau bangga produk UMKM. Soalnya, daya beli masyarakat saat ini sedang menurun.

Diakui Bakti Artanta, salah satu pilar yang membuat kontraksi adalah konsumsi masyarakat. Dalam situasi ini, UMKM harus punya jiwa strugle, karena tidak mudah dengan daya beli menurun.

Penjualan online

Di sisi lain, pelaku UMKM sebaiknya lebih dekat dengan digitalisasi, yaitu melalui penjualan secara online agar terdorong. Bila hal itu bisa dimaksimalkan, maka akan mempercepat kebangkitan UMKM.

Bukan hanya pelaku UMKM, Bakti Artanta juga mengingatkan, jika pariwisata termasuk salah satu sektor yang kini sedang dibina BI. Soalnya, sektor ini termasuk penghasil devisa negara terbesar secara nasional.

Sementara itu, Bupati Kuningan, H Acep Purnama, menjelaskan, pembahasan informal meeting yang dilakukan dengan Kpw BI Cabang Cirebon adalah untuk membangun suasana baru.

“Fokus yang kita bahas adalah recovery masalah perekonomian masyarakat. Tujuannya untuk menurunkan angka inflasi. Dari sisi pertahanan masyarakat, Kabupaten Kuningan tidak terlalu banyak adanya penurunan. Meski begitu, upaya kebangkitan ekonomi akan terus dilakukan. (Ruddy/SGO)