Balai TNGC Tutup Jalur Pendakian Gunung Ciremai

oleh -59 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menutup jalur pendakian Gunung Ciremai selama musim kemarau guna memulihkan ekosistem yang ada akibat dampak kebakaran hutan dan lahan di TNGC.

Meski animo pendaki banyak di bulan November, namun sementara ini belum bisa dibuka untuk umum, seperti yang disampaikan Fire Boss TNGC Seksi Pengelolaan Taman Nasional 1wilayah Kuningan, Agus Yudantara. Ia memastikan bulan November jalur pendakian masih ditutup guna menghindari adanya kebakaran hutan dan lahan serta untuk perbaikan ekosistem hingga musim penghujan tiba.

“Musim kemarau tahun ini cukup ekstrem, untuk itu, kami menutup jalur pendakian hingga musim penghujan tiba. Karena apabila terjadi kebakaran di atas, kami tidak bisa menjamin keselamatan para pendaki, sebab medan yang cukup sulit untuk memadamkannya dan dibutuhkan waktu perjalanan yang cukup lama,” tandasnya, Rabu (13/11/2019).

Meskipun jalur pendakian ditutup, Agus memastikan bagi masyarakat yang ingin berkemah atau berekreasi di bumi perkemahan atau obyek wisata yang berada di sekitar TNGC, pihaknya masih membuka. Soalnya, masih aman untuk umum karena jaraknya dekat dengan pemukiman.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Kertajati Majalengka, Ahmad Fa Izyn menjelaskan, memasuki awal November wilayah Ciamis, Indramayu, Majalengka, Kuningan saat ini memasuki pancaroba atau memasuki transisi musim kemarau ke penghujan dengan udara panas dan arah angin yang tidak menentu sebagai penanda musim pancaroba telah tiba. “Cuaca ekstrem itu hujan lebat, ditandai dengan petir dan udara sangat panas,” ujar Faiz.

Faiz menambahkan perubahan musim kemarau ke musim penghujan juga ditandai dengan adanya angin puting beliung yang terjadi pada siang hingga sore hari. (Andin/SGO)