Bawaslu Kuningan Jaring Calon Relawan

oleh -46 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Badan Pengawas Pemilu Kuningan menggelar seleksi peserta Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif, sebagai upaya meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan pemilu.

Seleksi peserta dilakukan dengan wawancara berkonsep diskusi kelompok kecil, yaitu peserta dibentuk dalam satu kelompok yang terdiri dengan 5 anggota. Melalui cara tersebut maka para peserta akan dinilai tentang cara mengemukakan pendapat, keaktifan, dan pengetahuan tentang pemilu.

Ketua Bawaslu Kuningan Ondin Sutarman, mengatakan, para kader direkrut bukan untuk menjadi pegawai, namun bawaslu akan memberikan pengetahuan tentang pemiku, sistem demokrasi dan politik Indonesia agar para kader yang nantinya menjadi relawan bawaslu mempunyai pengetahuan yang mumpuni tentang pemilu.

“Para peserta yang datang akan direkrut menjadi relawan Bawaslu, sehingga nanti Bawaslu berkewajiban memberi ilmu kepada para kader tentang bawaslu, diberikan pengetahuan tentang sistem politik Indonesia dan demokrasi, sehingga terbentuk jiwa sukarelawan yang mumpuni dan mengerti tentang pemilu,” jelas Ondin.

Ondin menambahkan, antusiasme masyarakat begitu tinggi, karena peserta yang hadir melebihi target, yaitu 99 orang dari rencana 55 peserta. “Peserta yang hadir di luar prediksi karena target peserta adalah 55 orang, namun animo masyarakat begitu tinggi, yaitu 99 orang peserta,” ungkap Ondin.

Salah satu peserta, Oon Mujahidin memberikan tanggapan positif karena dengan adanya Sekolah Kader Pengawas Partisipatif bisa menambah wawasan tentang pemilu. “Saya mengikuti kegiatan ini karena ingin menambah wawasan tentang pemilu dan pengalaman yang bila lolos nantinya akan mengikuti sekolah pengawasan partisipatif pemilu selama 5 hari nanti,” ujar Oon pemuda yang baru saja berusia 25 tahun ini.

Pengumuman seleksi peserta sekolah kader pengawasan inspiratif diumumkan, Jumat 15 November 2019. Melalui media sosial resmi Bawaslu. Peserta yang lolos akan mengikuti Sekolah Kader Pengawasan Inpiratif Bawaslu pada 18-22 November 2019, di salah satu hotel di Kuningan.(Andin/SGO)