Bejat, Karyawan Balai Taman Nasional Kuningan Tega Cabuli Delapan Anak di Bawah Umur

oleh -2.658 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Sebanyak delapan anak di bawah umur menjadi korban kebejatan karyawan honor Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Kabupaten Kuningan. Korban yang merupakan pelajar ini dicabuli secara bergantian sejak Januari 2019.

Pelaku bernama AYN (34 tahun) ini tega mencabuli anak-anak pelajar ini di rumah kontrakannya di Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Semuanya berjenis kelamin laki-laki.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku mulai mencabuli delapan korbannya secara bergantian sejak Januari 2019 lalu. Selain di rumah kontrakan, korban juga dicabuli di sejumlah tempat berbeda. Awalnya, pelaku melakukan seks oral kepada korbannya, kemudian berlanjut ke pencabulan.

Seks menyimpang pelaku terus berlanjut, sampai akhirnya salah seorang korban melaporkan kejadian yang menimpa kepada orang tuanya. Tak terima anaknya menjadi korban pencabulan, orang tua tersebut langsung melaporkan peristiwa yang menimpa anaknya ke Polres Kuningan.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti, berupa satu baju sweater warna hitam biru, satu baju dan celana warga abu dengan lengan warna hitam, satu celana panjang warga abu, satu baju dan celana abu warna abu dengan lengan baju warna hitam.

“Pakaian tersebut diberikan pelaku terhadap korbannya untuk membujuk sampai akhirnya terjadi perbuatan tersebut,” ungkap Kapolres AKBP Lukman Syafri Dandel Malik kepada awak media di mapolres setempat, Jumat (5/6/2020).

Terancam penjara

Akibat perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan pasal 82 ayat (1) dan ayat (4) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU Jo pasal 76E UU R.I No. 35 tahun 2014 perubahan atas UU R.I No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 64 KUHPidana.

“Pelaku terancam pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan atau denda sebanyak Rp 5 miliar. Kami harap para orang tua menjaga putra putrinya, sehingga tidak menjadi korban kejahatan dari orang-prang di sekitarnya,” pinta Kapolres. (Salawati/SGO)

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ