Yuk Beralih ke Sistem Chip

oleh -77 views

Coba cek kartu ATM yang kamu miliki di dalam dompet. Apakah masih berjenis garis magnetik (magnetic stripe) atau sudah menggunakan teknologi cip (chip). Buat kamu yang masih bingung apa bedanya, mari cari tahu perbedaannya.

Sebagai informasi, saat ini pihak bank sedang mengimbau agar kamu mengganti kartu ATM yang kamu miliki dengan kartu berteknologi cip dengan alasan keamanan. Apalagi, saat ini kasus pencurian data di kartu debit dengan cara skimming kembali terjadi belakangan.

Lalu apa perbedaan dari kedua jenis kartu ini?

Kartu garis magnetik adalah jenis kartu yang mampu menyimpan data dengan memodifikasi partikel magnet berbasis besi kecil pada pita bahan magnetik pada kartu. Garis magnetik dapat dibaca dengan menggesekkan kepala pembacaan magnetik.

Misal, saat kamu menggesek kartu pada mesin EDC, mesin akan memroses dan menghubungkan informasi dalam kartu dengan bank terkait dan menjalankan transaksi. Sementara kartu Chip, data disimpan dalam cip yang tertanam dalam kartu.

Cip ini memiliki PIN (Personal Identification Number). Mesin pemroses kartu ini disebut Point of Sale (POS) terminal. Data dalam chip akan terbaca di terminal dan kamu cukup memasukkan PIN. Bila PIN benar, transaksi bisa diproses.

Jadi, pada dasarnya, kartu chip tak akan terbaca bila tak ada PIN. Tiap transaksi dengan kartu chip, akan muncul serangkaian nomor yang dikirim ke bank terkait. Hal ini berguna bagi bank untuk melakukan verifikasi bahwa kartu memang digunakan nasabah.

Sebab, tiap transaksi akan menghasilkan cryptogram atau rangkaian angka yang berbeda. Hal inilah yang membuat tindak kejahatan seperti skimming pada data kartu serta replikasi data menjadi sulit dilakukan.

Pjs. Pimpinan Bidang Pelayanan Nasabah Kantor Cabang PT. Bank Negara Indonesia Tbk. (BNI) Palangka Raya Farchan mengungkapkan, pihaknya telah beralih dari system magnetic striple ke teknologi chip guna menghindari pencurian data nasabah atau yang kerap disebut dengan Skimming. Walaupun pada pelaksanaan di lapangan belumlah semua nasabah melalukan pergantian kartu.

Tulisan ini di muat di harian Palangka Post dengan judul : Beralih ke system Chip