Media Partner

Berani Langgar Protokol Kesehatan Langsung Didenda

oleh -157 views

CIREBON, (SGOnline).-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memperpanjang penerapan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari 2021 mendatang.

Bupati Cirebon, H Imron, menyampaikan hal tersebut saat meninjau pos check point pelaksanaan PPKM di sejumlah tempat. Dalam monitoring tersebut, puluhan pelaku usaha di Kabupaten Cirebon juga diberi tindakan oleh Tim Satgas Covid-19, Senin (25/1/2020).

“Pada tahap pertama pelaksanaan PPKM di Kabupaten Cirebon selesai hari ini, Senin 25 Januari 2021 dan akan kita perpanjang ke tahap kedua hingga 8 Februari 2021,” paparnya kepada sejumlah awak media.

Ia menyampaikan, masih banyak warga yang mengabaikan, bahkan tidak mengacuhkan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.

“Kami tadi pantau ke pos check point di Pasar Celancang dan Gunung Jati, saya masih melihat sebagian masyarakat sudah menaati protokol kesehatan. Namun, masih saja ada yang belum patuh, saya mengimbau kepada warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi menjaga dirinya sendiri dan orang sekitar,” katanya.

Senada dengan bupati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj. Enny Suhaeni, membenarkan jika PPKM akan diperpanjang PPKM hingga 8 Februari mendatang. “Upaya ini dilakukan agar penyebaran virus corona dapat lebih ditekan,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon, Muhammad Syafrudin menjelaskan, terpaksa melakukan tindakan berupa sanksi denda kepada para pelaku usaha yang tidak mengikuti aturan protokol kesehatan.

READ  Komisi III Keluhkan Mekanisme Validasi Calon PBI

“Jumlahnya sekitar 67 pelaku usaha yang terpaksa kami tindak karena melanggar protokol kesehatan. Sedangkan denda yang berhasil terkumpul tercatat Rp 7.500.000,” paparnya. (Andi SGO)