Berkat Kebijakan Bupati Cirebon, 1.000 Guru DTA Terima Dana Insentif

oleh -108 views

CIREBON, (SGOnline).-

Sebanyak 1.000 guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) mendapat bantuan insentif dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cirebon. Selain itu, Baznas juga memberikan bantuan untuk rumah tidak layak huni (rutilahu), lembaga keagamaan serta sarana prasarana masjid dan musala.

Bupati Cirebon, H Imron, mengatakan, total bantuan yang disalurkan Baznas kali ini mencapai Rp 1,3 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk insentif guru DTA 1.000 orang, rutilahu 59 unit, lembaga keagamaan 38 unit dan sapras masjid musala 36 unit.

Imron menyebutkan, saat ini Baznas setiap bulan menerima uang infak dari aparat sipil negara (ASN) di Kabupaten Cirebon Rp 1,3 miliar. Hal itu dikarenakan adanya kebijakan yang ditetapkan Pemkab Cirebon, yakni infak Rp 100.000, dari kenaikan tunjangan yang diterima.

“Kebijakan ini, bukan potongan gaji,” ujar Imron saat menyerahkan secara simbolis bantuan dari Baznas Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/7/2020).

Ia menjelaskan, pemerintah tidak boleh memberikan uang kepada Baznas. Oleh karena itu, ia menaikkan tunjangan ASN Rp 400.000. Sedangkan Rp 100.000, dititipkan ke Baznas. Dengan jumlah ASN 13.000 orang, maka tiap bulannya terkumpul Rp 1,3 miliar.

Imron juga mengungkapkan, melalui kebijakan ini, beberapa hal yang perlu dibantu dan bersifat segera, bisa langsung dilakukan. Berbeda jika bantuan tersebut harus diberikan pemerintah kabupaten, maka prosesnya cukup lama.

Dicontohkannya, saat ada rumah salah satu warganya yang roboh, Baznas bisa langsung membantu. “Kalau lewat pemerintah, prosesnya cukup lama. Saya mengajak masyarakat agar menyalurkan zakat, infak dan shodaqohnya bisa melalui Baznas,” pinta Imron.

MoU dengan DPRD

Ketua Baznas Kabupaten Cirebon, H Budiman Mahfud, membenarkan apa yang disampaikan Bupati. Berkat kebijakan bupati, setiap bulan Baznas mengelola dana Rp 1,3 miliar, sehingga otomatis bisa meningkatkan jumlah bantuan yang diberikan Baznas.

Budiman mencontohkan, tahun lalu, bantuan insentif untuk guru DTA di Kabupaten Cirebon, hanya diberikan untuk 200 penerima saja. Namun tahun ini untuk periode sekarang saja, Baznas akan memberikan bantuan dana untuk 1.000 guru DTA.

“Alhamdulillah dalam waktu dekat, akan dilakukan penandatanganan MoU dengan DPRD Kabupaten Cirebon, terkait pembayaran zakat anggota DPRD. Nanti akan disalurkan melalui Baznas Kabupaten Cirebon. “Minggu depan kita akan tanda tangan MoU-nya,” ujar Budiman.

Ia memastikan, penerima bantuan yang diberikan Baznas, bukan titipan pejabat yang berpengaruh di Kabupaten Cirebon. Namun berdasarkan hasil survei yang dilakukan langsung di lapangan.

“Walaupun yang merekomendasikan adalah orang berpengaruh, tapi kalau tidak layak diberikan bantuan, maka kami tidak berikan. Ini uang zakat, tidak boleh sembarangan,” tandasnya. (Andi/SGO)

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ