Bunuh Istri dan Anak Pakai Tabung Gas, Rendy 3 Kali Coba Bunuh Diri Tapi Gagal

oleh -239 views

BANYUASIN, (SGOnline).-

Rendy Arista (34 tahun) diamankan polisi setelah membunuh istri dan anaknya menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram. Pelaku menjalani perawatan di rumah sakit karena mencoba melakukan bunuh diri.

Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP Ginanjar mengatakan, pelaku memukul kedua korban menggunakan tabung gas di bagian kepala hingga tewas. Lalu, dia tiga kali melakukan percobaan bunuh diri yang semuanya gagal. “Setelah membunuh anak dan istrinya, tersangka tiga kali mau bunuh diri, tapi gagal semua,” katanya, Senin (27/7/2020).

Percobaan bunuh diri pertama dilakukannya dengan cara gantung diri di ruang tamu rumahnya. Belum lama tergantung tali yang digunakan putus. Lalu, dia pergi ke belakang rumah dan kembali mencoba gantung diri. Lagi-lagi usahanya gagal karena tali yang digunakan juga putus.

Dalam kondisi leher masih terikat tali dan mulut berdarah, tersangka menemui tetangganya untuk meminta diantar berobat ke bidan. Di sana, tersangka mengaku lagi ada masalah dengan keluarga dan ingin mengakhiri hidupnya.

Justru kabur

Setelah berobat, tersangka diantar pulang oleh tetangganya. Begitu sampai di rumah, tersangka justru kabur menggunakan mobil kijang nomor polisi BG-1191-JF. “Nah karena curiga gelagatnya, saksi masuk ke rumah yang tidak terkunci dan menemukan kedua korban sudah tewas,” jelas dia.

Polisi langsung bergerak cepat mengejar tersangka. Dia ditemukan tergeletak di pinggir jalan arah Sungai Lilin, Musi Banyuasin, setelah menenggak racun. Itu kali ketiga tersangka mencoba bunuh diri. “Tersangka sudah kita evakuasi dan dirawat di RSUD Banyuasin, kondisinya kritis akibat tenggak racun,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Tajamulya, Philip IV, Kecamatan Betung, Banyuasin, Sumatera Selatan, gempar dengan kasus pembunuhan yang dialami seorang wanita bernama Yuti Kontesa (30 tahun) dan anaknya, Rajata Baikal (3). Tragisnya, pelaku pembunuhan tak lain adalah suami atau ayah korban sendiri bernama Rendy Arista (34 tahun).

Kedua korban ditemukan tergeletak di kamar rumahnya, Senin (27/7/2020) dini hari. Keduanya terluka parah di bagian kepala diduga akibat dipukul pelaku menggunakan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram. (SGO)

Sumber : merdeka.com