Calon Kuwu di Kabupaten Cirebon Deklarasi Damai

oleh -73 views

CIREBON, (SGOnline).-

Calon kuwu atau kepala desa di Kabupaten Cirebon mengikuti acara penandatanganan deklarasi damai yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Rabu (16/10/2019).

Selain Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi, juga tampak hadir Dandim 0620 Sumber Letkol Arh Adhi Kurniawan, Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto, Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, Dandenpom 3/III Cirebon, Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC), pendukung kuwu, panitia 11 pilwu, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Ketua Penyelenggara, Ade setiadi mengatakan, sebagai tim pengamanan deklarasi damai, tujuan kegiatan ini adalah menyatukan tekad semua komponen guna mewujudkan suasana kondusif, sehingga pemilihan dapat berjalan aman dan damai, mulai dari proses pemilihan sampai pelantikan calon kuwu terpilih.

Pengamanan yang dimaksud, lanjut Ade, yaitu ikut mengawasi seleksi akademis, penetapan dan pengundian nomor urut, masa kampaye, masa tenang, pemungutan suara dan perhitungan kemudian dilanjutkan dengan masa masa sanggah sampai proses pelantikan kuwu terpilih.

“Mari kita jaga komitmen ini dengan sebaik mungkin. Kita jaga Kabupaten Cirebon untuk tetap kondusif. Hindari perpecahan apalagi permusuhan. Kita kawal bersama agar pemilihan kuwu dapat menghasilan pemimpin-pemimpin desa yang kredibel dan sesuai harapan masyarakat,” katanya.

Di bagian lain, Dandim 0620 Sumber, Letkol Arh Adhi Kurniawan mengingatkan jika proses pemilihan kuwu ini merupakan proses demokrasi yang tertua sejak abad ke 14. Untuk itu, dalam pemilihan tanggal 27 Oktober 2019 nanti, kuwu harus siap untuk menang dan siap untuk menerima kekalahan. Bagi yang terpilih maupun yang tidak terpilih harus tetap berkomitmen, konsisten memajukan dan mengembangkan desanya,” tandas Dandim.

Sementara, Bupati Cirebon Imron Rosyadi meminta masyarakat untuk tidak menebar berita bohong atau ujaran kebencian terhadap calon kuwu manapun demi menjaga kondusivitas proses pelaksanaan pemilihan kuwu serentak.

“Kita harus sportif, jangan karena tidak suka dengan calon kuwu tertentu lantas menebar ujaran kebencian di media sosial. Perilaku seperti itu bukan hanya tidak terpuji, tetapi juga bisa berakibat pidana bagi pelakunya. Maka itu saya ingatkan agar semua calon pendukung dan masyarakat umum untuk bijak dalam bermedia sosial,” pintanya.\

Acara ditutup dengan pembacaan deklarasi damai yang diwakili calon kuwu se-Kabupaten Cirebon, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi damai. (Mad/SGO)