Calon Kuwu Terpilih Sakit Stroke, Warga Pertanyakan Surat Dokter

oleh -208 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Sekitar 20 orang warga Dusun I, Desa Cimaranten, Kecamatan Cipicung, meminta klarifikasi atas kemenangan calon kepala desa terpilih, Uyud Ahyadi. Sebab yang bersangkutan saat pemilihan kuwu sedang sakit stroke dan masih dirawat di RSUD ’45 Kuningan.

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kebenaran surat keterangan dokter yang menyatakan calon kuwu Uyud Ahyadi sehat. Sebab salah satu persyaratan untuk menjadi kuwu adalah melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani yang dikeluarkan RSUD. Namun dalam kasus Uyud surat yang dilampirkan dikeluarkan puskemas setempat.

Mantan Kuwu Desa Cimaranten, Kuswara menjelaskan, kedatangan warga ingin meminta penjelasan panitia penyelenggara pilkades atas lolosnya Uyud Ahyadi menjadi calon kades. “Warga di sini meminta penjelasan, kenapa calon kades Uyud Ahyadi bisa lolos seleksi. Padahal saat itu dia sedang sakit stroke dan suratnya juga dikeluarkan dari puskesmas. Saat ini Pak Uyud sedang dirawat di RSUD 45 Kuningan,” imbuhnya.

Kuswara berharap tidak ada kecurangan dalam pemilihan kali ini. Selanjutnya warga akan melakukan penelusuran terkait surat keterangan dokter yang digunakan untuk persyaratan kepala desa.

“Kami akan menelusuri surat tersebut, apakah benar atau tidak. Soalnya agak janggal kenapa orang sakit bisa lolos dalam pilkades. Kalau raganya sakitnya saja sakit, lalu bagaimana dia bisa memimpin orang lain,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pilkades Cimaranten, Iwan Hardiyayan mengatakan persyaratan seluruhnya sudah dipenuhi semua calon dan selesai tidak ada berkas yang ditolak. “Semua calon sudah memenuhi persyaratan, bahkan saya sudah menanyakan kepada masyarakat dan saksi tentang keabsahan dan sudah ditandatangani kedua belah pihak,” terangnya.

Iwan menambahkan keabsahannya tidak bisa dianulir karena sudah ditandatangani dan dinyatakan sah oleh masyarakat yang menyaksikan. Namun, apabila calon kades terpilih masih sakit maka dalam kurun waktu 6 bulan posisi jabatannya akan diganti. (Andin/SGO)