Curhat Ketua HPSPK Usai Lihat Video Syukuran Bupati, “Kami Cemburu!”

oleh

KUNINGAN, (SGOnline).-

Di tengah situasi yang serba sulit akibat pandemik virus corona, sejumlah birokrat Kabupaten Kuningan justru mengadakan acara syukuran ulang tahun bupati dengan mengumpulkan massa. Bahkan videonya menjadi viral di media sosial, Selasa (2/6/2020).

Menyikapi hal itu, Ketua Himpunan Pedagang Sapi dan Peternak Kuningan (HPSPK), Yayan Iba menyayangkannya. Terlebih dalam video itu, puluhan aparatur sipil negara berkumpul dan sebagian tidak memperhatikan protokoler kesehatan, seperti berdekatan (tanpa jarak aman) dan tidak mengenakan masker, sebagai upaya mencegah penularan virus corona.

“Permintaan kami sebagai rakyat jelata kepada bapak di daerahnya atau bupati, tapi tanggapannya seperti masa bodoh. Padahal harapan kami ini di bidang ekonomi yang menunjang kebutuhan keperluan rakyatnya sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, kalangan pedagang daging hanya meminta resepsi hajatan agar kembali diadakan, namun belum diperbolehkan. Sementara dari video yang viral, banyak ASN dan pejabat Pemkab Kuningan yang menghadiri acara ulang tahun Bupati Kuningan. “Meski begitu kami mengucapkan selamat ulang tahun, semoga Bapak Bupati panjang umur dan sehat,” ungkapnya.

Kendati tidak bisa dipungkiri, lanjut Yayan Iba, acara syukuran yang menghadirkan massa memicu kecemburuan sosial, sekaligus merasa sakit hati dan kecewa. “Di satu sisi, kami ikut senang Pak Bupati bisa merayakan ulang tahun, tapi sisi lain kami merasa cemburu,” katanya.

Kebijakan PSBB

Yayan mengatakan, dalam PSBB jilid III, melalui Keputusan Bupati nomor 443/KPTS.330-HUKUM/2020 tentang Perpanjangan PSBB, para pedagang makanan diutamakan melakukan transaksi take away, tidak menyediakan tempat duduk untuk makan minum di tempat.

Ia berharap, bupati bisa menerapkan aturan secara tegas, terutama tentang izin keramaian dan hiburan yang masih ditutup selama PSBB jilid III.

“Kami berharap kepada Bupati sebagai bapak kami, jika ada keluhan rakyatnya, tolonglah direspon dan ditanggapi seperti layaknya seorang bapak pada anaknya, kaya bupati terdahulu saat pemerintahan Pak H Aang Hamid Suganda, yang selalu merangkul rakyatnya,” ujar Yayan. (Salawati/SGO)