Dewan Famili Kasultanan Cirebon Dideklarasikan Jelang Pengukuhan Sultan Kasepuhan

oleh

CIREBON, (SGOnline).-

Jelang pengukuhan Putra Mahkota Keraton Kasepuhan, Pangeran Raja Luqman Zulkaedin sebagai Sultan Kasepuhan Cirebon XV akhir Agustus 2020, Keluarga Besar Mertasinga mendeklarasikan Dewan Famili Kesultanan Cirebon. Upaya itu untuk menjaga silsilah/trah Sunan Gunung Jati.

Ketua Umun Dewan Famili Kesultanan Cirebon, Pangeran Basmudin Aji Arkaningrat, mengatakan, rencana pembentukan dewan famili sudah berlangsung lama, yakni 11 tahun. Namun, baru hari ini direalisasikan.

“Kami tegaskan, deklarasi dewan famili ini tidak ada hubungannya dengan rencana pengukuhan Sultan Kasepuhan. Ini merupakan rencana lama yang tertunda dan baru bisa diwujudkan,” kata pria yang akrab disapa Mama Kuwu Elang ini kepada awak media, Minggu (23/8/2020).

Diakui Mama Elang Kuwu, pengukuhan Dewan Famili Kasultanan Cirebon, bertujuan meluruskan dan membenarkan trah Sunan Gunung Jati, bukan berarti mengubah yang sudah ada.

“Kami hanya ingin menertibkan administrasi trah keturunan Sunan Gunung Jati.
Membenahi hal-hal yang kami anggap timpang, karena turunannya tersebar di nusantara, tidak hanya di wilayah III Cirebon saja, tetapi sampai ke luar negeri,” ujarnya.

Menyikapi rencana pengukuhan Sultan Kasepuhan, pendiri Dewan Famili Kasultanan Cirebon, Raden Khaenudin, menegaskan, untuk sementara waktu mengambil sikap menunggu kedua belah pihak menyelesaikan polemik internal di Keraton Kasepuhan.

“Sikap kami menunggu, biarlah mereka menyelesaikan permasalahnnya sendiri. Masih ada waktu sebelum pengukuhan Sultan Kasepuhan,” paparnya.