Digosipkan Penisnya Kecil, ASN Laporkan Istri ke Polisi

oleh
Ilustrasi/ayopurwakarta

PROBOLINGGO, (SGOnline).-

Seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial H, melaporkan istrinya sendiri, P (46 tahun) ke polisi. Pasalnya, H tak terima dengan gosip yang disebarkan istrinya yang menyebut penis atau kemaluannya kecil.

P mengumbar rahasia yang sangat pribadi soal suaminya tersebut kepada kalangan pedagang pasar serta tetangganya. Diketahui, H bertugas sebagai kepala pasar di Kabupaten Probolinggo.

Tak hanya itu, H juga melaporkan kerabat P, yaitu NH (50 tahun), karena dinilai bersama-sama menyebarkan gosip yang menghancurkan nama baiknya.

“Iya. Saya lapor ke polisi karena merasa malu dan dicemarkan nama baik saya. Sampeyan langsung wawancara ke pengacara saya ya,” kata H, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

Pengacara H, Siti Zuroidah Amperawati, mengatakan, kliennya tidak terima digosipkan seperti itu. Sebab, itu adalah masalah internal keluarga, tapi diungkap ke publik oleh istrinya.

Gosip yang disebar P, lanjut Siti, diketahui banyak orang dan bikin malu H selaku ASN dan kepala pasar. “Dalam keluarga ada rahasia pribadi dan sangat pribadi. Harusnya rahasia sangat pribadi tidak dilontarkan ke publik,” jelasnya.

Apalagi, lanjut dia, istrinya itu mau mengajukan cerai. Namun saat ini ia masih sah sebagai istri H. “Belum ada putusan cerai pengadilan, tapi dia kok berani berbuat seperti itu,” ujar Siti.

Bakal dikonfrontir

Terkait pasal yang akan dikenakan, Siti menyerahkan kepada penyidik kepolisian. Pelapor dan terlapor nanti bakal dikonfrontir. Hingga kini terlapor belum dipanggil polisi. Dari laporannya itu, Siti berharap ada efek jera bagi P.

“Kalau mau cerai, ya berakhir baik-baik. Tidak usah mengumbar aib. Ini pelajaran bagi suami istri yang lain,” tukas Siti.

Dirinya masih menunggu perkembangan atas pelaporan kasus ini. Ia belum bisa menjawab apakah laporan kliennya akan dicabut atau tidak seandainya terlapor minta maaf.

Siti menambahkan, H dan P menjalani pernikahan selama tujuh bulan. Masing-masing memiliki anak dari pasangan sebelumnya. Saat menikah hingga sekarang, H adalah kepala pasar dan istrinya pedagang di pasar tersebut. Sejak dua bulan lalu, hubungan mereka tidak harmonis. P lalu menggugat cerai H.

Kanit IV Satreskrim Polres Probolinggo Kota Iptu Joko menyebut kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Pihak terkait akan dipanggil untuk diklarifikasi. (*)

Sumber: kompas.com