Drs. Suwito Setiabudi, Sosok Pemilik Apotik Pasuketan

oleh -10.092 views
Drs Suwito Setiabudi dan keluarga besarnya/dok pribadi

KALIMAT bijak ini dipahami betul oleh Drs. Suwito Setiabudi. Pepatah tersebut berbunyi, 丧葬之家胜于聚会之家,对丧亲者提供帮助和安慰对生活有益. Sāngzàng zhī jiā shèng yú jùhuì zhī jiā, duì sàng qīn zhě tígōng bāngzhù hé ānwèi duì shēnghuó yǒuyì.

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya, lebih baik datang ke rumah duka dari pada ke rumah pesta. Ketika memberikan bantuan dan penghiburan kepada yang berduka bermanfaat bagi kehidupan.

Sewaktu Suwito Setiabudi masih hidup, kami selalu bertemu dengannya di rumah duka. Beliau rajin mendatangi ke rumah orang yang berduka, memberikan penghiburan dan bantuan kepada yang berduka. Ia terkenal sederhana, rendah hati, low profile sekaligus dermawan.

Suwito Setiabudi, merupakan pemilik Apotik Pasuketan, yang berdiri sejak 16 April 1960. Ia lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada 7 November 1928. Ayah Suwito Setiabudi bernama Makmur Setiabudi.

Miliki empat anak

Beliau lulus apoteker dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia menikah dengan Indriani Tanudjaja dan dikarunia empat orang anak, masing-masing bernama Tien Setiabudi, Wiwit Setiabudi, Indriani Setiabudi dan Benjamin Setiabudi.

Pada tahun 1975, Suwito Setiabudi membuat gedung pertemuan, namanya Gedung Sumber Hidangan di Jalan Pagongan, Kota Cirebon. Pada tahun 1975 -1995, gedung ini menjadi tempat pertemuan dan latihan bulutangkis di malam hari. Tentu saja jika tidak dipakai pertemuan.

Di Gedung Sumber Hidangan inilah, Paulus Widjaja dan Yoel Widjaja bersama Indriani Setiabudi, dan juga Pdt Ujang Tanusaputra, Ing Gok, GT, Sin Lay, dan Un Houw mengadakan pentas teater drama tahun 1978.

Moto hidup Suwito Setiabudi sendiri, 只要你能帮助别人, 帮助别人, 就是祝福别人. Zhǐyào nǐ néng bāngzhù biérén, bāngzhù biérén, jiùshì zhùfú biérén. Artinya, menjadi berkat buat orang lain, selama kita bisa bantu orang lain, bantulah.

Maka dari itu, Suwito Setiabudi tidak pernah memberhentikan karyawan dan kebijakan ini diterapkan anaknya, Benjamin Setiabudi yang melanjutkan Apotik Pasuketan.

Ia tidak pernah memberhentikan karyawan selama tidak minta berhenti sendiri, karena sakit atau ada hal yang lain. Jadi rata-rata karyawan bekerja lama hingga seumur hidup. Bahkan ada karyawan yang mengabdi selama 54 tahun, dari belum menikah sampai sekarang punya cucu.

Banyak pelayat

Suwito Setiabudi selalu menyejahterakan karyawannya, dan bersikap adil. Ia dikenal dekat dan memperhatikan pegawainya. Tenis adalah olahraga favoritnya. Putrinya, Tien Setiabudi atau lebih dikenal dengan nama Tien Sudirgo, dikenal di kalangan anak muda, karena memiliki sifat keibuan dan kelembutan hati.

Anak-anak muda yang dulu aktif di PD Ecclesia pasti mengenal Tien Sudirgo. Saya ingat, waktu aktif di PD Ecclesia tahun 1985-1990, Tien Sudirgo bersama Mona Susilo sebagai Pembina PD Ecclesia.

Ketika itu, saya ingat selalu bermain dengan Sugandi Bunyamin, Sudiro Aliwinoto, Mira Tjahtjapranata, Lele, Tjing Guan, Harbani, Lidia Agustam, Ray Susilo, Royce Susilo, Daniel Arief Sugianto, Setiawan Ationg, David, Dian, Aan, Eva Maria, Linda, dan lain-lain aktif di PD Ecclesia.

Suwito Setiabudi meninggal dunia pada 7 Juni 2014 dan dimakamkan di Sasono Mulyo Cirebon. Banyak orang yang datang melayat dan menghantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Perbuatan baik kita akan dikenang, selagi ada kesempatan berbuatlah baik, menolong sesama, selama kita dapat memberikan bantuan, berikanlah bantuan karena itu lebih baik. (*)

Oleh Jeremy Huang

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ