Endang: Seni dan Budaya Tanah Air Mulai Melemah

oleh -45 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

“Lewat seni bangsa Indonesia bisa bersatu, dengan seni Indonesia yang memiliki keanekaragaman suku, agama dan rasa bisa melebur. Lewat seni pula, seorang yang memiliki jabatan tinggi bisa menyatu bersama rakyat, serta melalui seni, Wali Sanga mampu menyebarkan agama Islam dengan cara yang lembut dan diterima oleh masyarakat Indonesia.” ungkap Endang Catur Wati dalam Seminar dan Workshop Seni Budaya yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya di Gedung Serba Guna Sanggariang, Kuningan, kemarin.

Endang Caturwati merupakan Guru Besar Seni Pertujukan Indonesia – Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, yang kerap memperkenalkan seni budaya Indonesia ke mancanegara. Selain memberikan motivasi, Endang pun mengungkapkan keprihatinannya terhadap melemahnya seni dan budaya di Tanah Air yang kini mengalami pergeseran nilai yang berdampak pada semakin lunturnya adab dan tatakrama. Endang mencontohkan pada upacara adat Sunda.

“Saat saya ke Thailand di sana seniman pria, memperagakan wanita dengan penuh kesopanan dan tata krama dan bahkan kelembutan seorang wanita di sana diperagakan dengan cara yang halus. Namun saya prihatin di Tanah Air kita ini, seperti pada upacara adat Sunda, ada Longser (biasa diperankan oleh wanita), kebanyakan tidak memerankan wanita dengan seutuhnya, bahkan peran wanita diperankan dengan asal-asalan seperti melecehkan. Maka dari itu perlu pemahaman tentang seni dan budaya baik itu upacara adat, langgam, tari, dsb dari mulai karakter hingga sejarahnya agar kita semua sebagai pelaku seni mampu menaikkan nilai seni dan budaya Indonesia,” tutur Endang.

Tema yang diambil dalam seminar tersebut ‘Konservasi Kearifan Lokal melalui Pendidikan Seni Vokal dan Seni Batik’ yang diikuti oleh Guru Seni Budaya se-Kabupaten Kuningan.

Ketua Panitia Ijah Hadijah mengatakan, seminar dan workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru seni dan budaya di Kabupaten Kuningan serta pengembangan dan konservasi seni dan budaya dalam kehidupan masyarakat. “Melalui seminar ini diharapkan bisa meningkatkan kompetensi guru seni dan budaya Kabupaten Kuningan, sehingga bisa mengaplikasikan dengan baik untuk mengajarkan serta mendidik seni budaya,” ujarnya. (Andin/SGO)