Fasilitas Kampung Tangguh di Desa Pesanggrahan Plumbon Bikin Bupati Salut

oleh -65 views

CIREBON, (SGOnline).-

Bupati Cirebon, H Imron, meresmikan Kampung Tanggguh Lembur Tohaga Lodaya di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Desa tersebut menjadi percontohan penerapan kampung tangguh ini, sehingga bisa ditiru desa lainnya, Senin (29/6/2020).

Menurut Bupati, keberadaan kampung tangguh ini untuk mendorong masyarakat, agar bisa meningkatkan gotong royong, ketahanan pangan, serta membiasakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), sekaligus menekan penyebaran wabah covid-19.

Ia mengungkapkan, ada beberapa hal yang bisa ditemukan di kampung tangguh ini. Untuk ketahahan pangan, ia melihat Desa Pesanggrahan sudah dilengkapi lumbung desa, yang bisa digunakan untuk membantu masyarakat.

Selain itu, ia juga mengaku salut dengan adanya posko kesehatan, karena bisa dimanfaatkan warga. Termasuk tempat isolasi, jika dibutuhkan. Imron menginginkan, kampung tangguh ini nantinya mendorong masyarakat lebih mandiri.

“Dari segi ekonomi, desa ini dilengkapi lumbung desa. Sedangkan dari segi kesehatan, ada posko dan ruang isolasi. Saya ingin desa lainnya juga seperti ini,” pinta Imron seraya menyampaikan terima kasih kepada Polresta Cirebon sebagai salah satu pelopor kampung tangguh.

Inisiasi

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi, menuturkan, kampung tangguh merupakan proyek percontohan yang diinisiasi pemangku kebijakan yang ada di Kabupaten Cirebon. Ia menentukan salah satu desa, untuk menerapkan penanganan covid-19 dengan menjalankan sejumlah kegiatan.

Syahduddi menjelaskan, ada tiga aksi yang dilakukan di desa tangguh, yaitu aksi kesehatan, sosial ekonomi dan keamanan. Dalam aksi kesehatan, masyarakat akan diarahkan untuk mendirikan posko kesehatan dan penerapan protokol kesehatan.

“Masyarakat juga didorong untuk melakukan PHBS, serta menyiapkan sarana cuci tangan dan imbauan menggunakan masker serta physical distancing,” kata Syahduddi.

Dalam desa tangguh ini, masyarakat juga akan diarahkan untuk kembali mengaktifkan serta meningkatkan ekonomi di pedesaan. Salah satunya, menghidupkan kembali usaha kecil menengah (UKM) yang terdampak pandemi covid-19, serta kegiatan kolaboratif masyarakat dalam mengaktifkan kegiatan ekonomi pedesaan lainnya.

Sedangkan dalam segi keamanan, masyarakat akan diminta menata sistem pengaman lingkungan di desa, sehingga nantinya masyarakat merasa aman dan nyaman, serta merasa terlindungi baik itu dari gangguan Kamtibmas ataupun bahaya covid-19.

“Intinya, memunculkan kembali semangat kebersamaan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat, untnuk lebih wsapada dalam penyebaran virus covid-19,” kata Syahduddi. (Rilis/Andi/SGO)

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ