Fitria Datangi Polres Ciko Minta Pembakar Bendera PDIP Dihukum

oleh -164 views

CIREBON, (SGOnline).-

Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon, PAC, ranting dan kader partai mendampingi Ketua DPC, Fitria Pamungkaswati bersama Tim Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat ke Polres Cirebon Kota (Ciko), Jumat (26/6/2020) sore.

PDI Perjuangan Kota Cirebon mengadukan kasus pembakaran bendera partai banteng moncong putih oleh sekelompok orang dalam aksi demo di depan gedung DPR RI di Jakarta, belum lama ini.

Pembakaran lambang atau logo PDI Perjuangan dinilai menghina panji-panji partai. Kasus pembakaran harus diusut tuntas dan dihukum para pelakunya.

“Kami ingin para pelaku pembakaran lambang PDI Perjuangan segera ditangkap dan dihukum. Jangan sampai peristiwa penghinaan lambang partai ini dianggap persoalan sepele,” tegas Fitria Pamungkaswati didampingi Sekretaris DPC, Imam Yahya dan Bendahara DPC, Beni Sujarwo.

Menurut Fitria, lambang banteng moncong putih merupakan logo partai dan menjadi milik serta hak kekayaan intelektual yang wajib dilindungi. Lambang tersebut juga merupakan marwah partai.

Para kader PDI Perjuangan awalnya berkumpul di Sekretariat DPC di Jalan P. Diponegoro No. 11, kemudian menuju ke Markas Polres Cirebon Kota di Jalan Veteran. Aksi ini di bawah koordinator lapangan, Komandan Satgas Cakrabuana, Cicip Awaludin, dan pengurus DPC, Yoni Effendi.

Fitnah

Di Markas Polres Cirebon Kota, Fitria bersama Tim Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat diterima perwira dari Bagian Intel. Sedangkan, kader banteng moncong putih kembali ke kantor DPC.

Fitria Pamungkaswati didampingi Jarkasih dari Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat PDI Perjuangan Kota Cirebon, menerangkan, dalam aksi unjuk rasa di Jakarta terjadi provokasi dan fitnah terhadap partai. Sebab, bendera PDI Perjuangan disejajarkan dengan bendera Partai Komunis Indonesia.

“Padahal, secara nyata ajaran dan pemahaman komunis dilarang di Indonesia, sebagaimana diatur dalam TAP-MPRS nomor XXV/MPRS/1966 tentang Larangan Ajaran Komunisme/Marxisme dan Leninisme. Dengan disejajarkannya bendera PDI Perjuangan dengan bendera partai komunis, jelas sangat tidak benar dan fitnah belaka,” tandasnya.

Sebab, lanjut Fitria, dasar dan arah tujuan PDI Perjuangan sudah tercantum di AD-ART bahwa berasaskan Pancasila. Karena itu, siapapun yang memprovokasi dan memfitnah PDI Perjuangan harus diproses secara hukum. (Andi/SGO)

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ