Gempa Bumi di Muara Binuangeun Banten, Warga Berhamburan ke Luar Rumah

oleh
ilustrasi/tribunnews

SUKABUMI, (SGOnline).-

Gempa tektonik bermagnitudo 4.3 mengguncang wilayah Muara Binuangeun, Banten. Dalam rilisnya, BMKG menyebutkan, gempa terjadi, Selasa(16/6/2020) sekitar pukul 11:32:52 WIB.

Hasil analisa BMKG menunjukkan, gempa bumi ini berkekuatan M=4.3. Episenter terletak pada koordinat 7.19 LS dan 105.97 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 40 km Tenggara Muara Binuangeun pada kedalaman 25 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas zona Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyelusup menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Dalam akun twitter pribadinya, Kepala Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menulis, gempa terasa hingga wilayah Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Warga berlarian

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Ciracap Sukabumi dengan Skala Intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan orang banyak dalam rumah), Cihara III MMI dan Surade III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

“Gempa M 4,3 guncang Ciracap Sukabumi IV MMI, Cihara III MMI, Surade II-III MMI. Beberapa warga terkejut dan berlarian keluar rumah,” tulis Daryono.

Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. (SGO)

Sumber: tribunnews.com