GPAN Sesalkan Publik Figur yang Baru Rehab Setelah Ditangkap Polisi

oleh -1 views
Ketua Umum Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN), Brigjen Pol (Purn) Siswandi

JAKARTA, (SGOnline).-

Ketua Umum Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN), Brigjen Pol (Purn) Siswandi, mengingatkan seluruh publik figur yang masih bersentuhan dengan narkoba agar segera menyudahi perbuatannya.

“Jangan jadi modus bagi publik figur, tangkaplah daku nanti saya direhabilitasi. Seharusnya, publik figur dengan kesadaran sendiri untuk berobat bila merasa ketergantungan dengan obat. Jangan nunggu tertangkap baru memohon direhabilitasi. Ini yang salah kaprah. Hati-hati lho publik figur,” kata Siswandi dalam rilis yang diterima Surya Grage Online, Kamis (17/9/2020).

Menurutnya, sudah banyak contoh kasus publik figur yang tertangkap akibat mengonsumsi narkoba atau obat-obatan terlarang. Namun setelah itu, mereka baru mengajukan rehabilitasi. Padahal, idealnya permohonan rehab tersebut diajukan sebelum yang bersangkutan tertangkap petugas.

“Maka dari itu, saya mengajak seluruh publik figur yang baru coba-coba atau yang sudah terbiasa memakai narkoba segera hentikan. Jangan nunggu ditangkap. Mengonsumsi narkoba atau obat terlarang tidak memberi efek positif, justru negatif. Bukan hanya karier, tapi nyawa juga bisa menjadi taruhannya,” tandas Siswandi.

Diakui mantan Kapolres Cirebon Kota ini, narkoba dan obat terlarang berdampak kesehatan tubuh, seperti mengganggu kinerja sel syaraf otak, dehidrasi, hilang ingatan, halusinasi, kejang hingga kematian. “Masih berani pakai narkoba atau obat terlarang?,” ujarnya. (Ruddy/SGO)