Imbas Musim Kemarau, Harga Sayuran Naik 100 Persen

oleh -49 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Dampak kemarau panjang bukan hanya dialami kalangan petani yang kesulitan mencari untuk mengairi areal persawahannya atau warga yang frustasi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dirasakan kalangan pedagang sayuran.

Pedagang sayuran memang tengah menerima imbas dari kemarau panjang ini. Mereka terpaksa mengurangi stok barang dagangannya karena harga sayur mayur kini mengalami kenaikan. Hal itu berarti omset atau pendapatan mereka ikut tergerus.

Pantauan Surya Grage Online, Senin (21/10/2019) diketahui, kenaikan harga sayuran ini dapat dilihat di sejumlah pasar di Kabupaten Indramayu. Bahkan ada beberapa komoditi yang kenaikannya mencapai 100 persen, seperti di Pasar Baru Indramayu, daun bawang dari semula Rp 8.000 menjadi Rp 16.000 per kilo. kol dari Rp 12.000 naik menjadi Rp 16.000 per kilo.

Demikian juga dengan harga cabai merah dari Rp 15.000 menjadi Rp 36.000 per kilo, cabai rawit dari Rp 19.000 menjadi Rp 22.000 per kilo, wortel semula Rp 9.000 jadi Rp 14.000 per kilo, buncis semula Rp 16.000 menjadi 20.000 per kilo, kacang panjang semula Rp 11.000 jadi Rp 20.000, kentang dari Rp 8.000 kini menjadi Rp 16.000 per kilo.

“Kenaikan harga sayuran ini membuat saya bingung, jadi serba salah. Kalau harga sayur saya naikkin nanti pelanggan protes, kalau dikasih sedikit juga protes,” ungkap Yani, pedagang masakan warga Desa Singaraja. (Ger/SGO)