Indramayu Umumkan Pasien Pertama Positif Covid-19

oleh -59 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu mengumumkan pasien pertama terkonfirmasi positif covid-19. Pasien yang terinfeksi corona ini berstatus sebagai Pasien dalam Pengawasan (PDP) dan tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Indramayu.

Juru Bicara Gugus Tugas, Deden Bonni Koswara, Rabu (8/4/2020) dalam siaran persnya mengatakan, pasien tersebut seorang laki-laki umur 23 tahun dari Kecamatan Sukra dan baru pulang dari Batam. Pasien pernah masuk ke RSUD Pantura MA Sentot Patrol pada 27 Maret 2020, dengan keluhan sesak nafas, demam, nyeri dan terpasang oksigen.

Kemudian pada 3-7 April, mengalami keluhan umum sedang, batuk, demam, pusing dan hasil cek rapid negatif.

Sedangkan hasil tes swab yang didapatkan pada Rabu (8/4/2020) pukul 08.35 WIB dari Labkesda Provinsi Jabar, pasien dinyatakan terkonfirmasi positif. “Dia datang bersama dengan 5 orang temannya, 1 orang sudah di rapid tes negatif dan 4 orang lagi akan di rapid tes besok,” katanya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, kini sudah dilakukan tracing terhadap keluarganya dengan kondisi orang tanpa gejala (OTG) dan tengah dilakukan koordinasi dengan camat/kuwu untuk tracing/tracking termasuk ke tenaga kesehatan yang ada di RSUD Pantura MA Sentot Patrol dan RSUD Indramayu yang selanjutnya akan dilakukan rapid test.

Delapan orang meninggal

Pada kesempatan itu juga, Deden Bonni Koswara menjelaskan, sampai Rabu, 8 April 2020 jumlah total ODP mencapai 368 orang dengan rincian, pekerja migran Indonesia 111 orang (30,16 %) dan lokal 257 orang (69,84%). Sedangkan PDP, mencapai 27 pasien dengan rincian pekerja migran Indonesia 3 pasien (11,11%) dan lokal 24 pasien (88,89 %). “Pertambahan ODP per hari ini sebanyak 6 orang, dan pertambahan PDP nihil. Sedangkan kematian sudah 8 pasien, dengan rincian 5 orang laki-laki, dan 3 perempuan,” kata Deden.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu sudah melakukan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian serta dampaknya. Penanganan terbaik untuk pencegahan covid-19, yakni dengan melakukan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), istirahat cukup, dan makan makanan gizi seimbang.

Kemudian melakukan social dan physical distancing secara disiplin dengan menghindari kerumunan massa dan jangan pergi kemana-mana selama tidak perlu, terutama ke zona merah atau transmisi lokal, dan yang sangat penting memakai masker jika bepergian untuk menahan penularan dari orang dengan karier (pembawa). (Ratno/SGO)