Ini Aturan Main PSBM yang Dikeluarkan Bupati Kuningan

oleh -1.632 views
Bupati Kuningan, H Acep Purnama

KUNINGAN, (SGOnline).-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbub) bernomor 37 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Regulasi tersebut untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 di Kuningan, Rabu (1/7/2020).

Bupati Kuningan, Acep Purnama, menjelaskan, perbup ini menjadi pedoman pelaksanaan PSBM. Aturan tersebut diterapkan pada wilayah yang aktivitas masyarakatnya rentan penyebaran Covid-19, termasuk pemukiman penduduk.

“PSBM ini ditetapkan pada lokasi skala mikro, karena ditemukannya kasus positif Covid-19 baru di daerah tersebut. Kemudian terjadi penyebaran kasus positif akibat transmisi lokal,” ujarnya.

Adapun mekanismenya, penetapan lokasi PSBM bisa berdasarkan identifikasi Gugus Tugas Kabupaten berdasarkan hasil pelacakan kontak kasus positif, juga bisa difasilitasi Gugus Tugas Provinsi.

“Cakupan PSBM ini bisa di tingkat kelurahan/desa, dusun/kampung/RW, RT bahkan di wilayah yang lebih kecil berdasarkan sebaran hasil pelacakan kontak kasus positif Covid-19,” jelas Bupati.

Uji Covid-19

Periode penetapan PSBM ini, adalah selama masa inkubasi terpanjang atau 14 hari. Waktu dapat diperpanjang atau diakhiri sesuai evaluasi Gugus Tugas Kabupaten.

“Dalam PSBM ini, setiap orang yang ke luar rumah diwajibkan mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, atau pencuci tangan berbasis alkohol. Kemudian menggunakan masker dan menjaga jarak secara fisik,” papar Bupati.

Kemudian, di lokasi sasaran PSBM ini, akan dilakukan pemeriksaan uji Covid-19 dengan menggunakan RDT atau PCR. Juga akan dilakukan penanganan dampak dari diterapkannya PSBM, seperti pemenuhan kebutuhan pangan harian masyarakat, bantuan stimulus ekonomi keluarga dan penyiapan fasilitas konsultasi psikologi keluarga.

“Dalam pelaksanaannya nanti di lokasi PSBM juga akan dilakukan sterilisasi fasilitas umum dan sosial, pemantauan dan pemeriksaan kesehatan dan pemberian masker serta hand sanitizer kepada sasaran PSBM,” ujar Acep Purnama. (Ruddy/SGO)

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ