Ini Pernyataan Lengkap Sultan Kasepuhan Soal Isu Penyegelan Keraton

oleh -111 views
Sultan Keraton Kasepuhan, PRA Arief Natadiningrat/okezone news

CIREBON, (SGOnline).-

Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon XIV, PRA Arief Natadiningrat, membantah tudingan yang menyebut jika kepemimpinannya selama ini dinilai tidak sah dan patut dilengserkan.

“Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum Wr Wb. Kami Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA. Arief Natadiningrat, SE, hak turun temurun Kesultanan Kasepuhan Cirebon. Sehubungan dengan adanya perisitiwa yang disebarluaskan tentang Keraton Kasepuhan, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut,” kata Sultan Sepuh dalam rilis yang diterima Surya Grage Online, Minggu (28/6/2020).

Pertama, lanjut Sultan, Keraton Kasepuhan Cirebon, sampai saat ini masih dalam kondisi kondusif, wewenang dan kendali Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat, SE.

“Oknum yang mengaku telah mengambil alih Keraton Kasepuhan Cirebon, bukanlah orang yang berhak atas tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, baik secara silsilah, adat istiadat serta tradisi yang berlaku secara turun temurun Kasultanan Kasepuhan Cirebon, sehingga tindakan tersebut merupakan tindakan iseng yang sangat tidak berdasar,” tukasnya.

Bukan putra sultan

Oknum, kata PRA Arief lagi, tidak berhak atas gelar kerajaan dan BUKAN SULTAN dan bukan merupakan putra Sultan. Hal mana yang berhak atas gelar Sultan harus merupakan putra Sultan, sesuai adat istiadat serta tradisi yang berlaku secara turun temurun kesultanan di Keraton Kasepuhan Cirebon.

“Perbuatan oknum dan kawan-kawan telah melanggar hukum, mencemarkan nama baik, masuk tanpa izin, melakukan ancaman pembunuhan dan telah menyiarkan berita kebohongan. Oleh karenanya, melanggar UU ITE dan KUHP yang masuk ranah pidana,” tegasnya.

Oleh karena itu, kejadian ini layak dilaporkan secara hukum ke kepolisian atas tindakan oknum dan kawan-kawan, demi tegaknya hukum dan menjaga marwah Keraton Kasepuhan Cirebon.

“Untuk itu, kami mohon doa dan dukungan dari para wargi Kesultanan, pemerintah, aparat keamanan agar masalah yang memalukan ini dapat diselesaikan sebaik-baiknya. Semoga Keraton Kasepuhan Cirebon sebagai bagian dari sejarah dan jatidiri bangsa tetap lestari, aman dan damai. Hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir. Wassalamu’alaikum wrwb,” harapnya. (Rilis/Andi/SGO)

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ