Inilah Lima Tempat Angker di Kota Cirebon yang Ada Penampakannya

oleh
pohon beringin di Jalan Kebon Blimbing (Pagongan)/gragepolitan

CIREBON, (SGOnline).-

Sebagai bagian dari perjalanan bangsa, Cirebon yang terletak di bagian timur Jawa Barat ini memiliki banyak tempat bernilai sejarah. Maka dari itu, tak heran jika lokasi-lokasi tersebut memicu spekulasi seputar kemunculan makhluk gaib. Dilansir dari bacaterus.com, berikut lima lokasi wisata horor/angker yang berada di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Pohon Beringin Jalan Kebon Blimbing

foto: @gragepolitan

Di pusat Kota Cirebon, tepatnya di Jalan Kebon Blimbing (Pagongan), terdapat pohon beringin besar yang tumbuh di sisi jalan. Pohon ini hanya beberapa meter dari pertigaan Jalan Sukalila. Lokasinya berdekatan dengan makam milik Kyai Darus, Kyai Talka, dan Mbah Trikmanik.

Menurut masyarakat setempat, pohon beringin ini sangat angker karena menjadi tempat persinggahan berbagai makhluk astral. Suasana pohon itu tampak menyeramkan, besar dan rimbun. Kabarnya, warga pernah mendengar suara tertawa dan bayi menangis di pohon itu. Namun tak pernah terlihat wujudnya.

Bahkan, beberapa tahun lalu sempat dijadikan lokasi uka-uka dari televisi swasta nasional, namun relawan yang menjajal keangkeran pohon beringin tersebut dikabarkan meninggal dunia tak lama setelah acara uji keberanian itu ditayangkan.

Stasiun Kaliwedi

Foto: @wikipedia

Stasiun kecil Kaliwedi, sudah berpuluh tahun tak difungsikan. Itu membuatnya berantakan dan dipenuhi kisah mistik. Meskipun lokasinya jauh dari permukiman warga, membuat konsidinya kian suram. Saat masih difungsikan, stasiun ini tak memiliki pintu perlintasan kereta. Akibatnya, banyak warga yang jadi korban.

Pada tahun 2007, Stasiun Kaliwedi sudah berhenti beroperasi. Namun rel kereta api di depan stasiun ini masih berfungsi. Jadi, jika Anda bepergian dengan kereta api dengan tujuan yang melewati Cirebon, mungkin Anda akan melihat stasiun kumuh yang sudah tidak terawat ini. Cerita-cerita soal hantu, menjadi bumbu stasiun yang tampak seperti rumah tua di pinggir rel kereta api.

Stasiun Kaiwedi mulai dikosongkan sekitar 1994, lokasinya jauh dari perumahan penduduk, membuatnya kian suram.

Hotel Beringin

Foto: Tempo.co

Hotel Beringin memang bukan Hotel Transylvania yang dihuni vampire. Tapi soal keseraman, hotel ini benar-benar memiliki tampang yang mencekam. Lokasinya berada di dekat lampu merah Gunungsari, Jalan Tuparev. Dari lampu merah itu bakal terlihat rumah tua megah namun tak terurus. Itulah Hotel Beringin.

Hotel Beringin dulunya adalah penginapan yang cukup ramai. Lokasinya yang strategis dan dekat Terminal Gunungsari membuat penginapan ini diminati warga dari luar maupun dalam Kota Cirebon. Namun tumbuhnya hotel-hotel baru, membuat Hotel Beringin kalah bersaing. Sang pemilik menelantarkannya bertahun-tahun, yang membuatnya tampak suram.

Gua Sunyaragi

Foto: Suryagrageonline.com

Gua Sunyaragi masuk dalam daftar tempat angker di Cirebon karena memiliki sejarah yang cukup kelam. Gua ini pernah hancur dalam sebuah pertempuran. Lalu diperbaiki untuk keperluan tertentu pada 1852, dengan bantuan arsitek dari Cina. Namun saat renovasi dalam gua selesai, dua arsitek ini dibunuh agar tak membocorkan detail bangunan.

Kabarnya, dua arwah arsitek ini kerap menghantui pengunjung yang datang pada malam hari. Keseraman lainnya, adalah pelataran gua ini dijadikan tempat menggelar tari topeng Cirebon yang mistik. Para penari dirasuki Nyi Mas Gandasari. Para pelintas melaporkan bila tengah malam, pelataran gua ini menampakkan wujud Nyi Mas Gandasari sedang menari.

Salah seorang warga Kota Cirebon, Agus juga sempat melihat penampakan ular besar bermahkota yang keluar dari dalam salah satu gua. Ketika itu, anggota polisi mengikuti apel yang digelar di halaman gua, namun seketika ia melihat sesosok ular gaib.

Gedung Negara

]

Foto: jabarnews

Gedung Negara Cirebon, atau Gedung Karesidenan Cirebon, dirancang oleh Van De Berg, arsitek berkebangsaan Belanda pada tahun 1865. Gedung bersejarah yang terletak di Jalan Siliwangi, Cirebon, ini masih terawat dan bersih. Namun, ia masuk dalam daftar lokasi angker di Cirebon. Nilai sejarahnya sangat tinggi. Misalnya Bung Karno dan tokoh-tokoh nasional kerap menginap di Gedung Negara.

Persoalannya adalah, saat tengah malam tiba, banyak suara gaduh di gedung ini. Seperti suara anak-anak yang bermain di kolam ataupun suara orang yang mengobrol. Saat didatangi, tak satupun yang terlihat. (SGO)