Inilah Tiga Makanan Asal Tiongkok yang Melambangkan Panjang Umur

oleh -1.059 views
mie/dapur KOBE

保留传统,尊重祖先. Bǎoliú chuántǒng, zūnzhòng zǔxiān. Artinya, melestarikan tradisi, menghormati leluhur.

Semua orang pasti mengenal jenis makanan ini, namun mungkin hanya sedikit saja di antara kita yang mengetahui filosofi atau sejarahnya. Bagi warga Tionghoa, ada 3 jenis makanan yang menjadi tradisi dan jadi makanan utama dalam perayaan tahun baru, seperti imlek dan ulang tahun, yaitu:

1. Mie

Menurut Wikipedia, mi (atau juga sering ditulis mie), adalah adonan tipis dan panjang yang digulung, dikeringkan, dan dimasak dalam air mendidih. Istilah ini juga merujuk kepada mi kering yang harus dimasak kembali dengan dicelupkan ke dalam air.

Walaupun tulisan tertua mengenai mi berasal dari Dinasti Han Timur, antara tahun 25 dan 220 Masehi. Namun pada Oktober 2005, mi tertua yang diperkirakan berusia 4.000 tahun ditemukan di Qinghai.

Dalam setiap perayaan tahun baru imlek dan ulang tahun, mie menjadi makanan utama yang di sajikan. Jika ingat mie, penulis ingat waktu sekolah di BPK Penabur Cirebon, bersama kawan-kawan suka makan mie Mang Ita yang dulu jualannya di depan BPK Penabur Cirebon.

Selain itu, ada mie koclok di perempatan Karanggetas ujung menuju Pekiringan, bekas Toko Kainama. Penulis suka makan di sana. Ketika Paulus Widjaya meninggal, bersama Amos, Nani, Silvia, Happy, Andre, dan Sintoro, kami makan mie Koclok di bekas Toko Kainama perempatan Karanggetas menuju Pekiringan.

Mie Valentine milik Hary Sudarso dan Tante Fei Chen bisa ditemui di Jalan Pekalangan, dan di kawasan ini juga ada mie colot.

Setiap ke Cirebon, Dominikus Setiadi dan Sian suka traktir makan mie di Kebon Cai Cirebon. Di Jepang, mie lebih dikenal dengan sebutan ramen. Ketika Marcopolo berkunjung ke Tiongkok, ia mendapatkan resep membuat mie. Sedangkan di Italia dikenal dengan sebutan spagheti.

Mie merupakan simbol panjang umur, panjang persahabatan dan persaudaraan. Maka dari itu, tidaklah heran jika menjamu traktir tamu, biasanya juga ada hidangan mie.

2. Bie Hun

Bie Hun atau orang kita mengenal bihun, berasal dari bahasa Hokian Tiongkok. Bie artinya beras, dan hun artinya tepung. Bie hun juga disajikan di malam menjelang tahun baru imlek atau untuk hidangan perayaan ulang tahun.

3. Kue Ku (Kue Ci Kak)

Dikutip dari Wikipedia, kue ku atau kue tok atau kue kura-kura merah (Hanzi: 紅龜粿; Pe̍h-ōe-jī: Âng-ku-kóe) adalah kue tradisional berbentuk bulat atau oval kecil, yang dibungkus kulit ketan yang lengket dan lembut dengan isian manis di tengahnya.

Kue ini dibentuk menyerupai cangkang kura-kura dan disajikan di atas selembar daun pisang. Kue ku berasal dari kata 龟 Guī, yang bentuknya cangkang kura-kura melambangkan panjang umur. Karena kura-kura umurnya bisa mencapai 100 tahun lebih. Kue ku biasanya disajikan saat acara selamatan 40 hari kelahiran anak, dan perayaan imlek.(*)

Oleh Jeremy Huang Wijaya