Jangan Kaitkan Dana Desa dengan Pilwu

oleh -52 views

CIREBON, (SGOnline).-

Sebanyak 176 desa di Kabupaten Cirebon akan menggelar Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak pada 27 Oktober 2019 mendatang.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan mengatakan, dalam Perbup itu terdapat beberapa ketentuan yang harus dilaksanakan. Mulai dari tahapan dan mekanisme pelaksanaan oleh panitia Pilwu baik di tingkat kecamatan sampai ke desa,” katanya kepada Surya Grage Online, Selasa (22/10/2019).

Adapun tim fasilitasi pilwu serentak tingkat Kabupaten Cirebon, melakukan persiapan monitoring dan evaluasi. Untuk H-1 dan pada hari H, dibagi menjadi sebelas tim.

“Untuk agenda H-1, kita keliling kesiapan di masing-masing desa, terkait dengan kelengkapan seperti TPS, bilik suara dan surat suara. Agenda kedua pada hari H diadakan monitoring dan evaluasi kembali, untuk mengawal proses pemungutan surat suara agar proses pilwu berjalan dengan lancar.

Ditanya kemungkinan adanya surat suara yang kurang, Nanan menjelaskan, sesuai regulasi, pengadaan surat suara diakses 5% dari daftar pemilihan tetap (DPT). Biasanya, dari percetakan menambahkan surat suara, apabila ada cacat cetak, kelipat dan robek itu sudah diantisipasi. Persoalan itu diatur dalam Peraturan Bupati Cirebon no 21 tahun 2019 tentang Tata Cara Pemilihan Kuwu.

“Kalau ada yang bilang pelaksanaan pilwu serentak dinilai menghambat pencairan Dana Desa itu bohong. Aturannya, minimal OMSPAN 75 persen se-kabupaten. Hal itu kembali ke pihak desa yang belum entry OMSPAN. Jadi bukan tersendat, juga bukan karena kita, tapi teman-teman desanya lupa kalau sudah nerima uang digunakan lupa melaporkan. Padahal ada aplikasinya dan sudah biasa sebetulnya,” ungkap Nanan.

Nanan meminta desa yang merasa tersendat dana desanya agar segera melapor. Setelah laporan masuk, dirinya bisa langsung mengecek apakah memang tersendat ataukah karena desanya belum menuntaskan OMSPAN-nya. “Desa jangan enak sendiri. Kalau ingin lancar ya harus entry penggunaan dana desanya melalui aplikasi OMSPAN,” paparnya.

Ia juga berharap, pelaksanaan pilwu serentak 2019 nanti dapat berjalan aman, tertib dan lancar. “Mari kita bersama-sama menjaga kondisivitas di desa masing-masing. Yang menang jangan jumawa, yang kalah harus legawa,” ujarnya. (Mad/SGO)