Jumlah Kasus Corona Menurun, Dinkes Kuningan Tetap Gelar Swab Massal

oleh

KUNINGAN, (SGOnline).-

Kasus covid-19 di Kuningan saat ini mulai menurun. Meski begitu, Dinas Kesehatan setempat akan menggelar ribuan swab massal, selama 10 hari di 32 kecamatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Susi Lusiyanti, menerangkan, 1.484 test swab akan dilaksanakan mulai Kamis, (18/6/2020), di 376 desa dari 32 kecamatan yang ada. “Mulainya nanti Kamis sampai 27 Juni 2020, kita akan gelar test swab massal, dengan kuota per hari sebanyak 149 orang,” papar Dokter Susi.

Adapun target peserta swab massal, adalah tokoh agama, ODP, PDP, tenaga laboratorium dan kesehatan, pedagang pasar dan peserta yang mendaftar di Inkobar. Tujuannya untuk menekan angka kasus positif corona.

“Kita sudah melaksanakan rapid test kepada 2.992 orang, dengan hasil reaktif covid-19 sebanyak 37 orang dan invalid 2 orang. Kalau jumlah yang kita sebarkan sebetulnya 3.000 tes rapid, namun sebagian datanya belum masuk,” kata Susi Lusiyanti di Kantor Dinkes Kuningan, Selasa (16/6/2020).

Rapid test disebar

Ia mengaku, alat rapid test juga disebarkan ke semua puskesmas dan masing-masing mendapat 5 sampai 10 buah. Sejak awal merebaknya covid-19 di Kuningan, Dinkes sudah melakukan tes PCR (polymerase chain reaction) atau tes swab sebanyak 235 kali. Hasilnya tercatat 14 orang positif dan satu invalid.

“Kita juga sudah lakukan rapid massal yang pertama di 10 titik pusat keramaian, seperti pasar tradisional. Ada sekitar 600 orang di-rapid test, hasilnya semua negatif,” ucapnya.

Test swab sendiri merupakan alat uji untuk mendiagnosis seseorang apakah terinfeksi covid-19 atau tidak dan hasil pemeriksaan swablah yang digunakan. Sedangkan rapid test, hanya bisa digunakan sebagai skrining atau penyaringan awal. (Ruddy/SGO)