Kader Pengawas Bawaslu Majalengka Gali Ilmu ke PWI

oleh -51 views

MAJALENGKA, (SGOnline).-

Sejumlah kader pengawas partisipatif Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majalengka melakukan silaturahmi ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Majalengka, Kamis (21/11/2019). Kedatangan mereka untuk menggali informasi program kerja PWI sekaligus peran pers dalam kepemiluaan.

Kehadiran mereka disambut hangat Ketua PWI Majalengka Jejep Falahul Alam, Sekretaris PWI Asep Trisno, Sekretaris PWI Peduli Inin Nastain, dan wartawan TransTV Yanuar Adytia.

“PWI ini salah satu dari beberapa organisasi yang kami kunjungi. Tujuan utamanya selain bersilaturahmi, guna mengetahui lebih mendalam peran jurnalis dalam mengawal pesta demokrasi lima tahunan, baik itu Pemilu, Pilpres, Pilgub, Pilkada,” kata Anggi salah seorang koordinator saat membuka dialog.

Menurut Anggi, kunjungan ini terbagi ke dalam beberapa orang yang sudah dikelompokkan. Tim sendiri bertugas untuk mengumpulkan data dari pertanyaan yang sudah disiapkan. “Ini praktek lapangan, setelah kami disusupi teori di dalam ruangan. Jadi, kami oleh panitia diminta turun langsung ke organisasi yang sudah ada, guna mengetahui peran PWI atau insan pers dalam mengawal pesta demokrasi,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Ketua PWI Majalengka Jejep Falahul Alam menuturkan, jika peran PWI yang di dalamnya terdiri berbagai media massa, baik cetak, elektronik, online dan radio memiliki peran yang sangat strategis.

“Pada pelaksanaan Pemilu, Pilpres, Pilkada program yang kami lakukan selain pemberitaan di medianya masing-masing, adalah membangun kegiatan bersama, baik di KPU maupun di Bawaslu. Kegiatannya dalam bentuk diskusi bareng maupun sosialisasi dengan pesertanya para wartawan,” ujarnya.

Selain itu, sambung dia, media sebagai salah satu pilar demokrasi memiliki pengaruh yang luar biasa dalam memberikan informasi maupun penggiringan opini. Termasuk dalam menangkal berita hoax yang belakangan ini frekuensinya sangat memperihatinkan.

“Tentunya masih banyak sekali program maupun jalinan kemitraan yang telah kita bangun. Bukan hanya dengan institusi Bawaslu, KPU, tapi dengan semua instansi atau lembaga terkait lainnya. Dan itu sifatnya tidak mengikat,” ucapnya.

Seperti diketahui, dalam upaya meningkatkan pengawasan partisipatif, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majalengka menggelar Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif, Senin-Kamis (18-22/11/2019) di Hotel Garden Majalengka. Dalam acara tersebut, para peserta diberikan pemahaman tentang regulasi dan pengawasan yang berkaitan dengan kepemiluan. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari perwakilan berbagai komponen masyarakat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka H Agus Asri Sabana mengatakan, sekolah kader partisipatif ini sesuai yang diamanatkan Undang Undang No. 7 tahun 2017 pasal, 94 poin D, yang menyebutkan peran dan pemberdayaan masyarakat dalam partisipasi pemilu. “Selain meningkatkan partisipasi pengawasan, ini sebagai sarana pendidikan kepemiluan bagi masyarakat,” katanya. (Hisyam/SGO)