Kasus Perceraian ASN Indramayu Didominasi Perselingkuhan

oleh -48 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Kasus perceraian tampaknya tidak ada kata surut. Kondisi tersebut bukan hanya terjadi pada pasangan biasa, tetapi juga melanda pasangan yang berstatus aparatur sipil negara (ASN). Bahkan ironisnya, faktor perselingkuhan mendominasi bubarnya biduk rumah tangga di antara mereka.

Mengacu pada data rekapitulasi izin perceraian yang diajukan ASN yang terekap di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indramayu menyebutkan, faktor penyebab perceraian ternyata perselingkuhan yang mencapai angka 45 persen, kemudian disusul faktor ekonomi 30 persen dan faktor lain 25 persen.

“Angka 50 persen itu menimpa ASN di lingkungan Dinas Pendidikan, kemudian pegawai Dinas Kesehatan tercatat 20,97 persen dan 29.03 persen tersebar di berbagai dinas/instansi Pemkab Indramayu,” ujar sumber di BKD.

Dijelaskannya pula, kasus gugatan perceraian PNS sebagian besar diajukan kaum hawa. Penyebabnya, bisa karena sudah tidak ada kecocokan, perselingkuhan, sering cekcok dan sebagainya. Untuk tahun 2017, ada 70 kasus dengan rincian 65 kasus diizinkan dan lima kasus tidak diizinkan. Jumlah itu, jika dibandingkan dengan kasus perceraian pada 2016 mengalami penurunan. Namun untuk tahun ini ada peningkatan lagi.

“Kasus perceraian yang diizinkan berarti pasangan suami istri (pasutri, Red) yang mengajukan gugatan perceraian mendapatkan izin untuk bercerai dan diteruskan ke Pengadilan Agama. Sementara bagi pasutri yang tidak diizinkan, berarti mereka masih diberi kesempatan untuk berdamai,” ungkapnya. (Ger/SGO)