Keraton Kacirebonan Tetap Gelar Prosesi Panjang Jimat

oleh

CIREBON, (SGOnline).-

Menyikapi surat edaran Walikota Cirebon terkait peniadaan Panjang Jimat Maulidan di Keraton, Sultan Keraton Kacirebonan, Pangeran Raja Abdul Gani Natadiningrat menegaskan, Keraton Kacirebonan tetap melaksanakan tradisi Panjang Jimat.

“Pelaksanaan Panjang Jimat di Keraton Kacirebonan tetap dilaksanakan, namun dilakukan menyesuaikan kondisi saat sekarang dengan menyederhanakan upacara,” katanya di Keraton Kacirebonan, Rabu (23/9/2020).

Sultan menjelaskan, pelaksanaan upacara Panjang Jimat di malam pelal dengan arak-arakan akan diganti. “Jadi biasanya jimat yang diarak secara khusus dan dipertontonkan kepada masyarakat diganti dengan pembawaan piring panjang jimat seperti biasa,” jelasnya.

Pangeran Raja Abdul Gani menuturkan, tradisi panjang jimat kemungkinan akan diselenggarakan di ruang Prabayaksa. “Kalau tidak digelar di langgar, acara maulidan akan diselenggarakan di ruang Prabayaksa dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Masih kata Sultan, tradisi Panjang Jimat tahun 2020 di Keraton Kacirebonan tidak mengundang tamu. “Bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi dianjurkan tidak membawa rombongan yang banyak, cukup perwakilan saja. Bagi yang memaksakan diri untuk datang atau karena ketidaktahuan diharap menjaga jarak, mencuci tangan dan bermasker serta tidak menginap di keraton,” ucapnya. (Andi/SGO)