Kondisi Makam Keramat Pangeran Pekarungan Memprihatinkan

oleh

CIREBON, (SGOnline).-

Banyak situs bersejarah di Kota Cirebon yang kondisinya memprihatinkan. Salah satunya, situs makam Pangeran Pengarungan. Makam keramat tersebut berada di Jalan Syarief Abdurrahman, RW 04 Pesayangan, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Selama ini situs tersebut tidak terawat dan membutuhkan perhatian semua pihak terkait. Terlebih, lokasi makam keramat ini dikelilingi bangunan dan rumah warga.

Keunikan makam ini, terletak pada bentuk batu nisan yang ada menyerupai makam yang ada di Masjid Agung Sang Cipta Rasa, yakni abad ke-18 Masehi. Hingga kini, riwayat sejarahnya masih terus ditelusuri dengan mencari naskah yang ada di Keraton Kasepuhan.

“Makam keramat ini adalah makam Pangeran Harun atau lebih dikenal Pangeran Pekarungan. Ada 12 makam di lokasi itu, 9 makam di antaranya merupakan pindahan dari Pesayangan. Makam ini sudah dikunjungi dan diteliti tim arkeolog dari keraton,” ujar Isnaeni, Ketua Jamaah Ratib dan Maulid (JRM) Kota Cirebon, Sabtu (4/7/2020).

Saudagar asal Persia

Ia menjelaskan, Pangeran Pekarungan merupakan seorang saudagar asal Persia. Menurut kisah, selain berdagang, Pangeran Pekarungan juga menyebarkan agama Islam di Cirebon. Hanya saja, kepastian catatan sejarahnya masih terus digali.

Untuk melestarikan cagar budaya, Isnaeni dan anggota jamaah lainnya, melakukan pembersihan dan menata kembali area makam Pangeran Pekarungan.

“JRM bersama warga di sini membersihkan area makam Pangeran Pekarungan agar peziarah yang merasa nyaman dan ikut menjaga kelestarian cagar budaya warisan leluhur ini,” ujarnya. (Andi/SGO)