Konsumsi dan Edarkan Sabu, Warga Ciawigebang Diringkus BNN

oleh
Kepala BNN Kabupaten Kuningan, Edi Heryadi

KUNINGAN, (SGOnline).-

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan, mengamankan seorang pengguna sekaligus pengedar narkotika jenis sabu. Penangkapan bermula dari laporan warga pada Mei lalu, karena di daerahnya kerap dijadikan lokasi peredaran barang haram tersebut.

“Namun kala itu pergerakan kami terhambat. Sebab saat bersamaan, anggota harus mematuhi aturan pemerintah selama pandemik covid-19, yaitu bekerja dari rumah,” papar Kepala BNN Kabupaten Kuningan, Edi Heryadi saat konferensi pres di kantor BNN setempat, Kamis (18/6/2020).

Kemudian awal Juni 2020, tambah Edi, setelah adanya kelonggaran protokol covid-19, anggota BNN mulai melakukan pergerakan. “Hingga pada 10 Juni 2020, kami berhasil menangkap tangan, tersangka AJ bin NN yang merupakan warga Kecamatan Ciawigebang,” ungkap Edi Heryadi.

Tersangka, lanjut dia, kedapatan membawa narkotika golongan I, jenis sabu sebanyak 3 paket sedang dan 1 paket kecil dengan berat kotor 2,26 gram beserta 1 unit sepeda motor dan satu unit handphone, sebagai barang bukti. “Sabu tersebut disembunyikan tersangka di dalam dashboard motor, sehingga motor, handphone dan alat komunikasi, kami amankan bersama tersangka di Kantor BNN Kuningan,” jelasnya.

Bertemu langsung

Adapun modus operandi tersangka, adu bagong atau bertemu langsung dengan NK alias KB yang kini masih menjadi DPO. “Sistem pembayarannya melalui online. Menurut pengakuan tersangka, sebagian sabu ia gunakan sendiri dan sebagian lagi dijual seharga Rp 300.000 hingga Rp 700.000, tergantung pesanan,” tuturnya.

Edi Heryadi mengaku prihatin. Soalnya, menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Nasional, pada 26 Juni nanti, justru BNN menangkap pengguna sekaligus pengedar narkoba. Yang lebih disesalkannya lagi, pelakunya merupakan warga Kuningan.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 112 ayat (1) Jo, pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Ruddy/SGO)