Kota Cirebon Jadi Pilot Project Pendampingan Teknis Integrasi Data SDMK

oleh -74 views

CIREBON, (SGOnline).-

Kota Cirebon menjadi percontohan pertama tingkat nasional pelaksanaan Pendampingan Teknis Integrasi Data Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) dan Business Intelegensi. Penunjukan Kota Cirebon ini karena memiliki berbagai keunggulan di bidang teknologi informasi yang berbasis muatan lokal.

“Cirebon menjadi kota pertama sebelum pelaksanaan pendampingan teknis integrasi SDMK lainnya, yakni Makassar, Surabaya dan Pekalongan. Menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Cirebon dipilih karena memiliki keunggulan baik secara sarana internet maupun kemampuan kreativitas pembuatan konsep aplikasi Cirebon Satu Data,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS), Ma’ruf Nuryasa usai mengikuti Pendampingan Teknis Integrasi Data SDMK dan Business Intelegensi di Hotel Luxton, Jumat (6/12/2019).

Ma’ruf menyatakan, Cirebon Satu Data dan aplikasi lainnya ternyata mendapat respon positif dari pemerintah pusat. Banyak aplikasi lain yang bermuatan lokal dan sangat membantu masyarakat Kota Cirebon mendapatkan layanan. “Semoga pendampingan teknis ini meningkatkan kemampuan kami. Selain itu ini wujudkan program smart city,” katanya.

Pejabat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Timor Utama mengatakan, Kemenkes sedang melakukan pendataan tenaga kesehatan dan potensi lainnya. Pendataan sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO) agar masing-masing pemerintah melakukan pendataan tenaga kesehatan.

“Data kesehatan harus dimiliki setiap kota dan kabupaten seluruh Indonesia. Data tersebut harus dapat divisualisasikan untuk menambah pelayanan kepada masyarakat,” kata Timor.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Edi Sugiarto mengemukakan Kota Cirebon sudah memiliki sistem integrasi, yakni Cirebon Satu Data. Pemetaan kesehatan memang masih belum maksimal. “Kami menargetkan tahun 2020 pemetaan data kesehatan rampung,” harapnya. (Roby/Rilis/SGO)