Kota Cirebon Seharusnya Miliki Museum Tionghoa

oleh
KH Husein Muhamad Pendiri Fahmina Cirebon (tiga kanan), beserta Pendiri Museum Peranakan Tionghoa Serpong Tangerang, Azmi Abu Bakar (kiri), Budayawan asal Cirebon, Jeremy Huang (kedua kiri), anggota Komisi Kerawam Keuskupan Bandung, Tony (tiga kiri), Ketua Museum Sejarah Tionghoa Indonesia, Tjutju Widjaja (dua kanan) dan Julia Christiani Utami. saat berkunjung ke Galeri Museum Tionghoa YDSP Bandung, belum lama ini.

CIREBON, (SGOnline).-

Harapan warga Tionghoa yang tinggal di Kota Cirebon untuk memiliki museum tampaknya masih sebatas angan-angan. Padahal museum itu keberadaannya sangat diperlukan untuk memberikan edukasi bagi generasi saat ini.

“Museum ini dapat memberikan manfaat bagi anak cucu kita di masa mendatang serta untuk mengenang kembali awal mula perjalanan warga Tionghoa yang datang dari Tiongkok, hingga bisa mendarat di tanah Cirebon,” kata Budayawan Tionghoa asal Cirebon, Jeremy Huang kepada Surya Grage Online, Kamis (6/2/2020).

Menurut dia, sangat ironis jika Cirebon yang kenala kaya akan budaya namun sampai saat ini belum memiliki museum etnis Tionghoa. “Sejak kedatangan Laksmana Cheng Ho dan Putri Ong Tien ratusan tahun lalu hingga saat ini, museum Tionghoa hanya ada di Tangerang dan Kota Bandung. Sementara Cirebon yang terlebih dulu lahir malah belum ada,” ujarnya.

Jika berkaca pada galeri museum sejarah Tionghoa Indonesia di Bandung, ada kisah hidup atlet nasional kelahiran Cirebon, Cuncun. “Ia merupakan atlet bulutangkis juara ganda All England,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, di Jalan Nana Rohana Kota Bandung juga berdiri Museum Sejarah Tionghoa Indonesia milik Yayasan Dana Sosial Priangan, yang ketua umumnya Tjutju Widjaja. “Di museum itu juga berisi kisah kedatangan etnis Tionghoa di nusantara dan warga Tionghoa lain yang berjasa bagi bangsa dan negara ini,” paparnya.

Untuk itu, ia berharap dengan adanya museum di daerah lain, dapat memotivasi Pemkot Cirebon agar mengalokasikan anggaran membangun museum. “Kita usulkan agar museum di Cirebon itu ada kearifan lokalnya. Selain berisi tradisi budaya etnis Tionghoa, juga beragam budaya Cirebon lainnya,” ungkapnya. (Andi/SGO)