Lama Diterlantarkan, Kini Petambak Mulai Tebar Benih Udang

oleh -92 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Kalangan petambak udang di Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu mulai menebar bibit. Kendati hujan masih belum merata, namun air Sungai Cimanuk yang mulai masuk ke sekitar areal tambak menjadi modal mereka untuk mulai bertanam.

Petambak meyakini, air Sungai Cimanuk yang masuk ke areal tambak menjadi tanda jika musim hujan akan muncul. Oleh karena itu, para petambak serempak menebar bibit udang. Upaya ini baru dilakukan setelah berbulan-bulan areal tambak mereka dibiarkan terlantar.

“Saya baru saja nebarin 30.000 bibit udang jenis vanamei dan 50.000 bibit udang jenis oslah. Bibit udang itu saya tebar di tiga petak tambak yang sebelumnya dibersihkan dengan cara mengangkat lumpur ke atas tanggul,” kata Kajor, warga Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi.

Dijelaskan dia, pembersihan tambak sifatnya wajib dilakukan. Sebab bila petambak memaksa menebar bibit tanpa mengangkat lumpur yang ada di dasar tambak, maka dipastikan bibit udang akan mati. Itu berarti penebaran bibit udang menjadi sia-sia.

Hal serupa disampaikan Nadi. Petani tambak udang asal Desa Panyingkiran Lor, Kecamatan Cantigi ini mengaku baru saja menebar 100.000 bibit udang jenis vanamei. Ia yakin, dengan pembersihan tambak sebelum penebaran bibit, membuat udang dapat hidup hingga masa panen tiba.

“Nanam udang itu harus ekstra hati-hati, salah penanganan semua bibit bisa mati atau kalaupun hidup tidak bisa tumbuh dengan baik. Memelihara udang itu sama seperti bayi, perlakuannya enggak bisa sembarangan,” tandasnya.

Pantauan Surya Grage Online, masuknya air Sungai Cimanuk ke areal tambak sudah terjadi sejak seminggu terakhir. Luas areal tambak di dua desa yang mulai ditanam petani, yakni Desa Lamarantarung dan Desa Penyingkiran Lor mencapai 550 hektare.

“Harga bibit udang jenis vanamei maupun oslah per ekor sekitar Rp 35 hingga Rp 37. Sedangkan jenis pedet oslah Rp 37. Namun kebanyakan warga Desa Lamarantarung dan Panyingkiran menanam udang jenis vanamee,” imbuh Wanggi, teman Nadi.(Ger/SGO)