Laskar Macan Ali Minta Keraton Kasepuhan Tetap Kondusif

oleh -154 views

CIREBON, (SGOnline).-

Rencana adanya silaturahmi akbar dari Pangeran Kuda Putih alias Raden Heru Rusyamsyu Arianatareja, kawasan Keraton Kasepuhan mulai dijaga aparat keamanan dari Polres Cirebon Kota dan TNI.

Bukan hanya itu, sejumlah ormas juga ikut menjaga, salah satunya Laskar Macan Ali (LMA) Cirebon. Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Cirebon, Prabu Diaz kepada Surya Grage Online, mengatakan, posisi Laskar Macan Ali netral.

“Kami dalam posisi netral, tidak ikut campur intern keraton. Kami hanya menjaga aset keraton. Jika sampai ada yang merusak aset keraton yang merupakan cagar budaya bangsa juga keluarga keraton yang masih sah, maka kami akan bertindak,” ungkapnya, Jumat (14/8/2020).

Prabu Diaz juga berharap situasi saat ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Maka dari itu, kami turun untuk menjaga kondusivitas agar tidak terjadi chaos,” tandasnya.

Mengikat

Dijelaskannya, kedudukan Kesultanan Cirebon turun temurun, mulai dari trah Sunan Gunung Jati, trah Pangeran Cakra Buana maupun trah dari luar, dari rentetan sejarah trah garis lurus Sunan Gunung Jati terputus sampai Sultan Hasanudin.

“Kalau bicara trah garis lurus Sunan Gunung Jati terputus di Sultan Hasanudin, perubahan sejarah sudah terjadi sudah digariskan Allah SWT,” katanya

Menurut Prabu Diaz, semua bangsawan Cirebon punya hak di Kesultanan Cirebon, hak mengunakan gelar kebangsawanannya. “Tetapi untuk gelar jabatan sultan, ada aturan yang mengikat, yaitu anak laki-laki kandung dan sehat jasmani rohani,” paparnya. (Herwin/SGO)