Lima Wanita Hamil di Kuningan Terindikasi Miliki Gejala Mirip Covid-19

oleh -115 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kuningan mengonfirmasi jika saat ini terdapat lima kasus yang dialami wanita hamil yang memiliki gejala mirip covid-19. Hal itu menambah daftar panjang pasien dalam pengawasan yang terdapat di Kota Kuda ini.

“Kasus terakhir dialami ibu hamil yang akan melahirkan dengan operasi secio secaria. Setelah ditelusuri, ternyata yang bersangkutan terkontak dengan suaminya yang baru mudik sekitar 3-7 hari lalu. Kasus kelima ini merupakan orang tanpa gejala (OTG, Red), warga Maleber,” kata Ketua IDI Kuningan, Asep Hermana di Media Center Corona, Senin (6/4/2020).

Dijelaskannya, ibu hamil ini baru diketahui mengalami gejala covid-19 saat hendak dilakukan operasi SC. Ketika dikontrol, ditemukan keluhan demam, batik dan pilek yang mengarah pada gejala corona di tenggorokan. Kemudian saat dirontgen, ditemukan ada Bronchopneumonia atau infeksi yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada paru-paru yang disebabkan virus, bakteri atau jamur.

“Tadinya akan dilakukan operasi caesar hari ini. Namun ditemukan tanda-tanda bronchopnemonia, maka tindakan yang dilakukan pada pasien yang kini PDP adalah dengan therapy untuk menghilangkan batuk, pilek dan demamnya. Termasuk diberi obat untuk mencegah mules agar tidak dioperasi,” jelasnya.

Ancaman virus

Dari analisa yang dilakukan IDI, ternyata ibu hamil tersebut baru kedatangan suaminya dari luar kota. Ini memperingatkan kepada masyarakat, jika ancaman sudah ada di depan. Jika dulu ancaman dari transmisi penderita-penderita dari luar kota, sekarang justru berada di dalam kota.

“Bila mengaca dari kejadian ini, berarti kepatuhan para pemudik sangat rendah dan ini harus dievaluasi karena bahaya. Kasus-kasus seperti ini harus segera ditumpaskan sebelum tanggal 14 April 2020,” ungkap Asep Hermana.

Ia meminta kepada seluruh pemudik untuk diam di rumah dan dipantau tetangganya. Selain itu, pemudik yang berada di rumah harus pisah ruangan dengan penghuni rumah yang lainnya serta selalu menggunakan masker. Isolasi itu berlaku sampai 14 hari. (Andin/SGO)

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ