Makam Buyut Trusmi tak Pernah Sepi Peziarah

oleh -156 views

CIREBON, (SGOnline).-

Makam kramat Buyut Trusmi yang menjadi salah bagian dari rangkaian ider-ideran Memayu Buyut Trusmi terletak tak jauh dari area pertokoan Batik Trusmi. Gerbang pintu masuk pertama ke kompleks seluas 3.600 meter persegi ini ditandai dengan gapura yang terbuat dari susunan bata merah.

Penelusuran Surya Grage Online, kompleks makam ini dikelilingi tembok batu bata merah setinggi orang dewasa dan ada sebuah gapura rendah setengah dari ukuran tembok yang mengelilinginya. Untuk bisa melewatinya, para peziarah harus membungkuk, seperti cara seseorang untuk bisa menghormati orang yang lebih tua.

Menurut salah satu kuncen makam kramat Buyut Trusmi, Edi mengungkapkan, memayu adalah gambaran warga bergotong royong bersama para sesepuh adat untuk mengganti siap atau welit bangunan kompleks.

“Buyut Trusmi adalah sesepuh Trusmi dan sangat berjasa dalam mengembangkan ajaran Islam sekaligus mengenalkan kerajinan batik yang terus bertahan hingga kini. Alhamdulillah batik Trusmi terus berkembang, bahkan menjadi andalan masyarakat setempat,” ujarnya, Minggu (20/10/2019).

Ditanya soal peziarah yang datang, Edi menjelaskan, bukan hanya dari wilayah Ciayumajakuning, tetapi juga dari luar Cirebon seperti Sumatera, Kalimanan dan masih banyak lagi. “Peziarah tidak pernah sepi, ada saja yang datang dan kami terima siapapun yang ingin berziarah di sini dengan tangan terbuka,” paparnya. (Mad/SGO)